Jumat, Oktober 16, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Politik

NGOPI di Kemenag Kediri Bahas Masa Depan Pesantren, DPR RI Soroti Kolaborasi Kampus dan Santri

redaksi by redaksi
16/10/2026
in Politik
0

Kediri, Kabarutama – Masa depan pendidikan Islam tidak cukup hanya bertumpu pada pesantren. Sinergi pemerintah, perguruan tinggi keagamaan, ulama, dan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk melahirkan generasi santri yang berkarakter, moderat, berprestasi, serta mampu bersaing di tingkat global.

Baca Juga :

PPP Kabupaten Kediri Siapkan Strategi Pemilu, Mantan Camat hingga Kapolsek Masuk Struktur PAC

Prabowo dan Wakil PM Malaysia Bahas Penguatan Kerja Sama Penanganan Karhutla

Gagasan tersebut mengemuka dalam forum NGOPI (Ngobrol Mutu Pendidikan Islam) yang digelar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri digedung Aula Kemenag, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari kiai, pimpinan pondok pesantren, tokoh masyarakat hingga akademisi. Forum tersebut menjadi ruang dialog untuk memperkuat sinergi antar-pemangku kepentingan dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam, khususnya di lingkungan pesantren.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz, S.Ag., M.H.I., mengapresiasi keterlibatan para pengasuh pesantren dan tokoh masyarakat dalam forum tersebut.

Menurutnya, penguatan kelembagaan pesantren di tingkat pusat menjadi momentum penting bagi pengembangan pendidikan pesantren di daerah.

“Pemerintah melalui Kementerian Agama telah secara resmi meluncurkan Direktorat Jenderal Pondok Pesantren. Ini merupakan angin segar bagi komunitas pondok pesantren, khususnya di Kabupaten Kediri,” ujar Achmad Fa’iz.

Ia menilai penguatan kelembagaan tersebut membuka peluang lebih luas bagi pesantren untuk mengoptimalkan perannya dalam tiga bidang utama, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Pesantren, lanjutnya, tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Persoalan mutu pendidikan Islam juga mendapat perhatian Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), KH. An’im Falachuddin Mahrus, M.Pd., yang juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.

KH. An’im Falachuddin Mahrus, M.Pd., (Gus An’im) menyoroti pentingnya kolaborasi antara Kementerian Agama, perguruan tinggi keagamaan seperti Universitas Islam Negeri (UIN), dan lembaga pesantren dalam merespons perkembangan kebijakan pendidikan nasional.

Pembenahan sistem akreditasi dan penataan rumpun program studi, menurutnya, perlu dibahas dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta karakter khas pendidikan Islam.

“Kita tidak boleh lagi terjebak pada dikotomi antara pendidikan umum dan pendidikan agama di era milenial ini. Semua ilmu pada dasarnya adalah ilmu agama, kecuali pemisahan antara ilmu syariat dan non-syariat,” tegasnya.

Gus An’im juga menekankan bahwa pengembangan program studi umum di perguruan tinggi keagamaan perlu berjalan beriringan dengan penguatan identitas keislaman.

Dengan demikian, perguruan tinggi Islam diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki kedalaman pemahaman agama serta daya saing global.

Selain membahas penguatan mutu pendidikan dan sinergi kelembagaan, forum NGOPI juga memunculkan harapan terhadap terbukanya peluang pengembangan program beasiswa bagi santri.

Dukungan tersebut dinilai penting untuk memperluas akses pendidikan dan memberikan kesempatan kepada santri agar dapat melanjutkan studi serta mengembangkan potensinya.

Kolaborasi antara pemerintah, pesantren, perguruan tinggi, dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada diskusi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program konkret yang menjawab kebutuhan pendidikan Islam.

Meski demikian, peluang beasiswa yang dibahas dalam forum tersebut masih perlu diterjemahkan ke dalam skema program, mekanisme pelaksanaan, dan dukungan pendanaan yang jelas.

Melalui forum NGOPI, Kemenag Kabupaten Kediri berharap komunikasi antara pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan Islam semakin kuat.

Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi pendidikan yang mempertemukan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan penguatan akhlak, karakter moderat, serta nilai-nilai keislaman.

Bagi pesantren, tantangan ke depan bukan sekadar mempertahankan tradisi keilmuan, melainkan juga memperluas kontribusi dalam menjawab kebutuhan zaman tanpa kehilangan jati diri.

Forum NGOPI pun menjadi salah satu ruang untuk menyatukan gagasan tersebut. Tantangan berikutnya adalah memastikan hasil diskusi dapat ditindaklanjuti menjadi kebijakan dan program yang memberikan manfaat nyata bagi pesantren dan para santri.

Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, pesantren diharapkan semakin berperan dalam menyiapkan generasi Indonesia yang berilmu, berakhlak, moderat, dan mampu berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

Tags: DPR RI Fraksi PKBGus An'imKemenag KediriKH. An'im Falachuddin MahrusNGOPI

Related Posts

Politik

PPP Kabupaten Kediri Siapkan Strategi Pemilu, Mantan Camat hingga Kapolsek Masuk Struktur PAC

11/10/2026
Politik

Prabowo dan Wakil PM Malaysia Bahas Penguatan Kerja Sama Penanganan Karhutla

19/09/2026
Politik

Nusron Wahid Buka Suara soal Kasus HGB Summarecon, Serahkan Proses ke KPK

19/09/2026
Politik

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

14/09/2026
Politik

Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi, Wali Kota Blitar Tekankan Tanggung Jawab

18/08/2026
Politik

Jelang HUT RI Ke-81, DPRD Kabupaten Blitar Gelar Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

14/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Satlantas Polres Blitar Kota Ajak Jamaah Sabilu Taubah Jadi Pelopor Tertib Lalin

03/02/2026

Menteri Agama Nasaruddin Umar Ungkap Kondisi Memprihatinkan Madrasah di Hadapan DPR RI

17/03/2025

Jelang Bertugas di Mabes Polri, Kapolres Kediri Kota Silaturahmi ke Ponpes Al Amien dan Al Falah Ploso

22/07/2026

Polres Jember Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Tiga Pegawai SPBU Diamankan

28/03/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO