Kamis, November 5, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Bukan Sekadar Bagi Pecel! Milad ke-7 BPD Kabupaten Kediri Soroti Hak dan Penguatan Peran BPD

redaksi by redaksi
20/09/2026
in Peristiwa
0

Kediri, Kabarutama — Lima ribu nasi pincuk pecel tumpang dibagikan gratis kepada masyarakat di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, Minggu (20/9/2026). Namun di balik semarak perayaan Milad ke-7 Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Kediri itu, terselip pesan serius terkait masa depan dan penguatan peran BPD di tingkat desa.

Baca Juga :

Ngaku Bisa Masukkan Kerja ke KAI, Ujungnya Minta Duit! Seragam dan ID Card Pelaku Ternyata Palsu

Viral Tenda Hajatan di Dekat Rel Kereta Madiun, KAI Akhirnya Buka Suara: Ini Fakta Sebenarnya

Mengusung tema “BPD Berbagi untuk Negeri”, kegiatan yang dipusatkan di Taman Hijau Kawasan Wisata SLG tersebut diisi berbagai kegiatan sosial, mulai dari pembagian kuliner khas Kediri hingga pemeriksaan kesehatan gratis.

Antusiasme masyarakat terlihat dalam kegiatan tersebut. Nasi pincuk pecel tumpang yang menjadi salah satu ikon kuliner khas Kediri dibagikan kepada pengunjung sebagai bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan kuliner tradisional daerah.

Ketua DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Kabupaten Kediri, Mohammad Sofyan Ali, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan hari jadi organisasi.

Menurutnya, Milad ke-7 menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa keberadaan BPD juga dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Di usia yang ketujuh ini, kami ingin BPD tidak hanya hadir sebagai lembaga legislatif di tingkat desa, tetapi juga benar-benar dirasakan kehadiran dan manfaat sosialnya oleh masyarakat luas. Salah satunya melalui aksi berbagi kuliner khas daerah kita tercinta,” ujar Sofyan.

Selain membagikan ribuan porsi pecel tumpang, BPD Kabupaten Kediri menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri menggelar bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis.

Masyarakat yang hadir dapat memanfaatkan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga konsultasi kesehatan umum. Layanan tersebut juga menyasar para lansia dan keluarga yang hadir di kawasan Taman Hijau SLG.

Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian Milad yang menggabungkan pelestarian budaya kuliner lokal dengan kepedulian terhadap masyarakat.

Di tengah suasana perayaan, BPD Kabupaten Kediri juga menyuarakan aspirasi terkait penguatan kelembagaan BPD.

Abpednas Kabupaten Kediri mendorong Kementerian Dalam Negeri segera menerbitkan peraturan menteri yang baru sebagai pengganti Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 tentang Badan Permusyawaratan Desa.

Mereka berharap regulasi baru nantinya memberikan kepastian mengenai hak-hak BPD sekaligus memperjelas dan memperkuat tugas serta fungsi BPD dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Sofyan mengatakan, di lapangan masih terdapat BPD yang belum dapat menjalankan peran dan fungsinya secara optimal.

“Selama ini BPD banyak yang belum bisa diperankan sebagaimana mestinya. Seyogyanya Permendagri yang baru nanti lebih memerankan BPD pada proporsinya dan memberikan hak-hak BPD seperti pemerintahan desa yang lain,” katanya.

Ia menyoroti perbedaan pengaturan mengenai hak dan penghasilan antara BPD dengan kepala desa maupun perangkat desa.

Menurut Sofyan, kepala desa dan perangkat desa memiliki pengaturan mengenai penghasilan tetap maupun tambahan penghasilan, sedangkan hak BPD menurutnya masih perlu mendapatkan kepastian dan pengaturan yang lebih jelas.

“BPD di kembalikan pada kemampuan desa masing-masing. Ini belum berkeadilan bagi BPD. Karena kita (BPD) sama-sama penyelenggara pemerintahan desa yang dalam melaksanakan tugas dan fungsinya diatur oleh undang-undang,” ujarnya.

Sofyan juga menyebut BPD memiliki kedudukan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Karena itu, menurut dia, diperlukan regulasi yang dapat memberikan kepastian mengenai kedudukan, tugas, fungsi, serta hak BPD.

Selain meminta penguatan regulasi, Sofyan menegaskan pentingnya hubungan kerja yang harmonis antara BPD dengan pemerintah desa.

Ia mengatakan sinergi antara kepala desa dan BPD diperlukan untuk mendorong penyelenggaraan pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

“BPD Kabupaten Kediri akan terus bersinergi dengan pemerintah desa. Sinergi yang harmonis antara kepala desa dan BPD adalah kunci utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang transparan, akuntabel, serta bermuara pada kesejahteraan masyarakat desa,” tegasnya.

Semarak Milad ke-7 semakin terasa dengan digelarnya lomba penyajian nasi pecel tumpang yang diikuti peserta dari seluruh PAC Abpednas se-Kabupaten Kediri.

Masing-masing peserta dituntut menyajikan nasi pecel tumpang lengkap dengan lauk khasnya, yakni rempeyek.

Untuk menentukan pemenang, panitia menghadirkan tim juri dari pengurus PKK Kabupaten Kediri. Penilaian dilakukan terhadap sejumlah aspek, mulai dari penyajian, keserasian antara nasi dengan sayuran, hingga cita rasa.

Panitia menyiapkan trofi dan piagam penghargaan bagi para pemenang.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian penghargaan kepada pengurus PAC Abpednas yang dinilai kreatif dan inovatif.

Milad ke-7 tersebut diharapkan menjadi momentum bagi BPD Kabupaten Kediri untuk terus beradaptasi, meningkatkan profesionalitas, serta memperkuat pengabdian dalam menjalankan amanah masyarakat desa.

Tags: Bagi Nasi PecelBPD Kabupaten KediriLima Ribu PecelMilad ke-7 BPD

Related Posts

Peristiwa

Ngaku Bisa Masukkan Kerja ke KAI, Ujungnya Minta Duit! Seragam dan ID Card Pelaku Ternyata Palsu

05/11/2026
Peristiwa

Viral Tenda Hajatan di Dekat Rel Kereta Madiun, KAI Akhirnya Buka Suara: Ini Fakta Sebenarnya

05/11/2026
Peristiwa

Musim Hujan Mengintai, 14 Kecamatan di Kediri Masuk Peta Rawan Bencana Polisi Siagakan 500 Personel

04/11/2026
Peristiwa

Hadapi Ancaman Banjir hingga Longsor Polres Kediri Kota Kerahkan Kekuatan Gabungan, Ini yang Disiapkan

04/11/2026
Peristiwa

Libatkan TNI dan Pemda, Polres Blitar Kota Gelar Apel Siaga Bencana

04/11/2026
Peristiwa

Kampung Inggris Pare hingga Bandara Dhoho Jadi Perhatian, Imigrasi Kediri Ungkap Data 140 WNA

04/11/2026
Next Post

HUT ke-81 TNI di Kediri, Ratusan Warga Dapat Layanan Kesehatan Gratis dan Sembako

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Satnarkoba Polres Kediri Kota Ungkap Peredaran Narkoba dan Meringkus 5 Tersangka

05/06/2024

Mbak Vinanda Buka Pra-MUSKOMWIL APEKSI Jelang RAKERKOMWIL IV ke-20

17/04/2025

Dari Lapak 1,5 Meter, Pedagang Ayam Kediri Raup Omzet hingga Rp500 Juta per Bulan

21/04/2026

Ratusan Santri Ponpes Darul Huda Wonodadi Blitar Ikuti Kelas Inspirasi Perdana

07/08/2026
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO