Minggu, September 13, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Tak Menunggu Sakit, Ratusan Santri dan Warga Kediri Jalani Cek Kesehatan Gratis di Ponpes Tri Barokah

redaksi by redaksi
13/09/2026
in Peristiwa
0

Kediri, Kabarutama — Ratusan santri dan warga sekitar Pondok Pesantren (Ponpes) LDII Tri Barokah, Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, mengikuti kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG), Minggu (13/9/2026) pagi.

Baca Juga :

Gempa M6,5 Terasa di Daop 6 Yogyakarta, Dua KA Menuju Daop 7 Madiun Sempat Berhenti

Pemkab Kediri Hadirkan Wajah Baru Museum sebagai Pusat Layanan Budaya Terpadu

Sejak pagi, kawasan pondok dipadati peserta yang ingin mengetahui kondisi kesehatan mereka. Pemeriksaan dilakukan secara gratis dengan sejumlah layanan kesehatan dasar, mulai dari pengukuran berat dan tinggi badan, lingkar pinggang, tekanan darah, kadar gula darah, hingga konsultasi kesehatan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan CKG serentak yang digelar LDII bersama Dinas Kesehatan di berbagai daerah di Jawa Timur.

Ketua DPD LDII Kota Kediri, H. Agung Rianto, mengatakan pelaksanaan CKG di Kota Kediri digelar di tiga lokasi dengan total sasaran sekitar 1.700 orang.

“Untuk Kota Kediri ada tiga titik CKG. Di Pondok Nurul Huda Al Manshurin sasarannya 1.000 orang, di Pondok Tri Barokah 500 orang, dan di Pondok Nurul Huda Al Fatah Bandar sebanyak 200 orang,” kata Agung.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan LDII terhadap program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Agung menyebut CKG juga menjadi bagian dari program LDII untuk bangsa di bidang kesehatan.

“Harapannya, pelaksanaan CKG ini bisa menjadi kontribusi LDII untuk pemerintah. Masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga apabila ditemukan masalah kesehatan dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemeriksaan kesehatan tersebut tidak semestinya berhenti sebagai kegiatan seremonial. Data hasil pemeriksaan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memetakan kondisi kesehatan masyarakat.

“Jadi tidak berhenti hanya pada kegiatan seremonial. Dari hasil pemeriksaan ini nantinya bisa diketahui, misalnya, berapa banyak masyarakat yang memiliki tekanan darah tinggi atau persoalan kesehatan lainnya. Data tersebut dapat menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut,” jelasnya.

Agung menambahkan, pemeriksaan kesehatan di lingkungan LDII sebenarnya telah dilakukan secara rutin. Namun, kegiatan kali ini dibuat lebih masif agar cakupannya dapat menjangkau warga di sekitar pondok dan masjid yang berada dalam naungan LDII.

“Kalau di lingkungan LDII sebenarnya kegiatan seperti ini sudah rutin dilakukan. Tetapi kali ini kami ingin memperluas jangkauan agar masyarakat sekitar juga mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan,” katanya.

Bagi lingkungan pesantren, pemeriksaan kesehatan dinilai memiliki arti penting. Sebab, aktivitas pendidikan dan pembinaan santri membutuhkan kondisi fisik yang sehat.

“Kalau santri sehat, tentu kegiatan di pondok bisa berjalan lebih optimal. Kesehatan itu merupakan mata rantai yang berkaitan dengan kebersihan, lingkungan, makanan, dan pola hidup,” tutur Agung.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan tidak hanya muncul ketika sudah mengalami sakit.

Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Kediri, Rini Hidayat, mengapresiasi dukungan LDII Kota Kediri dalam pelaksanaan CKG.

Menurut Rini, tenaga kesehatan dari sejumlah fasilitas kesehatan di Kota Kediri diterjunkan untuk memastikan pemeriksaan di tiga titik tersebut berjalan lancar.

“Untuk memperlancar kegiatan ini, tenaga kesehatan dari wilayah Kota Kediri kami terjunkan. Pemeriksaan dilakukan di tiga titik dengan sasaran 200 orang di Bandar, 500 orang di sini, dan 1.000 orang di lokasi lainnya,” ungkap Rini.

Rini mengatakan capaian program CKG di Kota Kediri saat ini telah mendekati 60 persen. Namun, angka tersebut masih perlu ditingkatkan agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan pemeriksaan kesehatan.

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan menjadikannya sebagai agenda rutin.

“Harapannya masyarakat Kota Kediri setiap tahun melaksanakan cek kesehatan. Tidak harus menunggu sakit, pemeriksaan bisa dilakukan di puskesmas terdekat,” ujarnya.

Rini menjelaskan, tujuan utama CKG adalah mendeteksi penyakit sedini mungkin. Pemeriksaan dasar tersebut diharapkan menghasilkan data kesehatan masyarakat yang dapat menjadi pijakan untuk tindak lanjut.

“Tujuannya untuk deteksi dini penyakit. Harapannya setiap warga, mulai dari bayi sampai usia lanjut, memiliki data dasar kesehatan,” pungkasnya.

Kegiatan CKG di Ponpes Tri Barokah ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara organisasi masyarakat, pesantren, tenaga kesehatan, dan pemerintah dalam mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan.

Tags: Cek Kesehatan GratisCKGkediriPonpes Tri BarokahRatusan Santri

Related Posts

Peristiwa

Gempa M6,5 Terasa di Daop 6 Yogyakarta, Dua KA Menuju Daop 7 Madiun Sempat Berhenti

12/09/2026
Peristiwa

Pemkab Kediri Hadirkan Wajah Baru Museum sebagai Pusat Layanan Budaya Terpadu

11/09/2026
Peristiwa

Presiden Prabowo Instruksikan KSAL Cari Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak, 11 Kapal Dikerahkan

11/09/2026
Peristiwa

Akses Menuju Kawah Kelud Kembali Dibangun, Pemkab Kediri Tambah Jalan 243 Meter

10/09/2026
Peristiwa

Cikar Mbah Gleyor Dibersihkan, Jejak Vandalisme Perlahan Hilang

10/09/2026
Peristiwa

Imigrasi Kediri Layani 160 CJH Nganjuk, Graha Adiwinata Jadi Sentra Pelayanan Paspor

10/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Tingkatkan Kepedulian, Ponpes Wali Barokah LDII Kota Kediri Bagikan 850 Paket Sembako

24/03/2025

Mulai 1 Agustus, Kendaraan Roda Empat Dilarang Melintas di Puncak Bendungan Lahor

30/07/2026

Awali Periode 2026 – 2029, FPRB Kabupaten Kediri Perkuat Pondasi Organisasi

05/02/2026

Waspada Penipuan! Nomor Kontak Palsu Marak di Laman Google Maps Kantor Imigrasi

12/08/2024
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO