Rabu, Oktober 21, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

SYIAR 2026 Resmi Digelar, Bank Indonesia Dorong UMKM Halal Mataraman Go Digital

redaksi by redaksi
04/09/2026
in Peristiwa
0

Kediri, Kabarutama — Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Mataraman memasuki babak baru. Bukan sekadar pameran produk halal, Semarak Ekonomi Syariah Wilayah Mataraman (SYIAR) 2026 diarahkan menjadi ruang temu bagi pelaku UMKM, pesantren, lembaga keuangan syariah, pemerintah hingga masyarakat untuk memperluas transaksi, pembiayaan, dan kolaborasi usaha.

Baca Juga :

DPR RI Komisi VIII Soroti Peralatan BPBD Kediri yang Menua, Gus An’im Dorong Pelatihan Santri

Bukan Cuma Berdakwah! Santri di Kediri Dibekali Ilmu Hadapi Ancaman Bencana

Kegiatan yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri bersama Pemerintah Kota Kediri itu berlangsung 4–6 September 2026 di Kompleks Balai Kota Kediri.

Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Wilayah Mataraman melalui Sinergi dan Transformasi Digital”, SYIAR 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa yang akan berlangsung di Surabaya pada 25–27 September 2026.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Yayat Cadarajat mengatakan, ekonomi dan keuangan syariah memiliki potensi menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Mataraman.

Potensi itu, kata dia, ditopang keberadaan UMKM, pesantren, lembaga keuangan syariah, komunitas, serta industri halal yang dapat dikembangkan secara terintegrasi.

“SYIAR 2026 bukan sekadar event, tetapi menjadi wadah untuk mempertemukan pelaku usaha, pesantren, lembaga keuangan syariah, pemerintah, komunitas, dan masyarakat agar ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Mataraman semakin terhubung dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah,” kata Yayat, Jumat (4/9/2026) usai membuka kegiatan SYIAR 2026.

Bank Indonesia Kediri menegaskan, pengembangan ekonomi syariah tidak cukup hanya dengan menggelar pameran dan edukasi. Karena itu, SYIAR 2026 diarahkan pada kegiatan yang lebih konkret, mulai dari perluasan transaksi, akses pembiayaan, business matching, kerja sama usaha hingga penguatan ZISWAF produktif.

Transformasi digital menjadi salah satu kunci yang didorong dalam pengembangan tersebut. Digitalisasi diharapkan mampu memperluas pasar produk halal, meningkatkan transaksi, membuka akses pembiayaan, sekaligus memperkuat literasi masyarakat.

Program tersebut mengacu pada tiga pilar utama Blueprint Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia, yakni penguatan ekosistem rantai nilai halal, optimalisasi pembiayaan syariah, serta perluasan literasi dan inklusi ekonomi dan keuangan syariah.

Fokus pengembangan mencakup sektor halal food, modest fashion, pariwisata ramah muslim, serta penguatan keuangan syariah baik komersial maupun sosial.

Upaya membangun ekosistem halal juga dilakukan dari sisi hulu hingga hilir.

Di sektor hulu, Bank Indonesia Kediri mendorong penguatan ekosistem melalui sertifikasi juru sembelih halal. Sementara di sisi hilir, akselerasi dilakukan melalui implementasi Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (Zona KHAS) di wilayah Mataraman.

Dari sisi pembiayaan, pelaku usaha syariah didorong agar semakin mudah mengakses pembiayaan berbasis syariah.

Sementara penguatan ekonomi sosial syariah dilakukan melalui kampanye wakaf tunai. Sebelumnya, kampanye tersebut telah menjadi bagian dari SYIAR QRIS Run pada Agustus 2026.

Penguatan literasi juga menyasar dunia pendidikan melalui Training of Trainers (ToT) bagi guru SMA, kompetisi ekonomi dan keuangan syariah, talkshow, serta berbagai kegiatan edukasi lainnya.

Bagi masyarakat, SYIAR 2026 juga menjadi kesempatan untuk mengenal sekaligus membeli berbagai produk unggulan dari pelaku usaha di wilayah Mataraman.

Lebih dari 50 produk UMKM dari 13 kabupaten/kota dipamerkan selama kegiatan berlangsung. Produk yang ditampilkan antara lain makanan dan modest fashion.

Tak hanya itu, tersedia lebih dari 40 produk kuliner dan kopi yang telah tersertifikasi halal, termasuk produk yang dikembangkan oleh pelaku usaha dari lingkungan pondok pesantren.

Rangkaian acara juga diisi kompetisi dakwah, cerdas cermat bagi pelajar SMA, kompetisi memasak, talkshow, demo masak hingga pengajian bersama Habib Ja’far Al Hadar.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan sejumlah layanan publik yang hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Halal Center, layanan Imigrasi, serta Operasi Pasar Murah dari Pemerintah Kota Kediri.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati turut memberikan apresiasi terhadap peran Bank Indonesia Kediri dalam mendampingi dan mengawal perekonomian daerah, termasuk melalui pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

SYIAR 2026 sekaligus menjadi momentum untuk mempertemukan berbagai kekuatan ekonomi syariah di Mataraman. Tantangannya kini bukan hanya memperbanyak produk halal, tetapi memastikan produk tersebut memiliki daya saing, mampu masuk ke pasar yang lebih luas, memperoleh akses pembiayaan, dan ditopang transaksi digital.

Dari Kediri, geliat ekonomi syariah Mataraman pun didorong untuk tidak berhenti pada seremoni, tetapi bergerak menjadi ekosistem ekonomi yang menghasilkan transaksi, membuka peluang usaha, dan memberi nilai tambah bagi masyarakat.

Tags: bank indonesiaMataraman Go DigitalPembukaan SYIAR 2026SYIAR 2026UMKM Halal

Related Posts

Peristiwa

DPR RI Komisi VIII Soroti Peralatan BPBD Kediri yang Menua, Gus An’im Dorong Pelatihan Santri

20/10/2026
Peristiwa

Bukan Cuma Berdakwah! Santri di Kediri Dibekali Ilmu Hadapi Ancaman Bencana

19/10/2026
Peristiwa

Kapolres Kediri Kota Sidak 3 SPBU Ada BBM Kosong, Ini Hasil Pemeriksaannya

19/10/2026
Peristiwa

Peternak Wajib Tahu, Jagung SPHP Rp5.000 per Kg Penyaluran BULOG Kediri Tembus 99,35 Persen

19/10/2026
Peristiwa

Sejumlah BBM Habis di SPBU Kediri, Kapolres Turun Tangan Antisipasi Panic Buying

19/10/2026
Peristiwa

Stok BBM di Kediri Dipantau Polisi, Antrean SPBU Jadi Sorotan: Kapolres Ingatkan Warga Tak Menimbun

18/10/2026
Next Post

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: 29 Tersangka Diciduk, 172,62 Gram Sabu Disita Polres Lumajang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Pengadilan Negeri Blitar Vonis Bebas Gus Samsudin Pembuat Video Bertukar Pasangan

30/07/2024

Tugu Biawak Wonosobo, Simbol Unik yang Jadi Ikon Baru Kota

26/04/2025

Buka Gebyar UMKM, Mas Dhito Ajak Pelaku Usaha Perluas Pasar Lewat Platform Digital

23/07/2026

Satlantas Polres Kediri Kota Intensifkan Patroli Malam, Balap Liar dan Knalpot Brong Jadi Sasaran

31/05/2026
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO