Blitar – Rencana pendirian SMA negeri di Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, mulai mendapat penguatan dari sisi data calon peserta didik. Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar mencatat ada 1.941 siswa kelas IX dari empat kecamatan yang berpotensi melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA.
Data tersebut mencakup siswa kelas IX dari Kecamatan Kanigoro serta tiga wilayah yang berbatasan langsung, yakni Selopuro, Garum dan Sutojayan. Berdasarkan data Dapodik per Juni 2026, Kanigoro memiliki 373 siswa kelas IX. Sementara Selopuro tercatat 257 siswa, Garum 639 siswa dan Sutojayan sebanyak 672 siswa.
Jika seluruh data tersebut digabungkan, jumlah calon peserta didik potensial dari empat kecamatan mencapai 1.941 siswa. Angka itu menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam mengukur kebutuhan sekaligus kelayakan pendirian SMA negeri di wilayah Kanigoro.
Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Rahardian Ahsan, mengatakan pendataan tersebut dilakukan untuk melihat potensi peserta didik yang nantinya dapat menjadi dasar pengajuan sekolah baru.
“Di Kecamatan Kanigoro ada tujuh lembaga SMP,” ujar Rahardian.
Keberadaan sekolah menengah atas negeri di Kanigoro dinilai cukup penting lantaran wilayah tersebut hingga kini belum memiliki SMA negeri. Kondisi itu membuat sebagian lulusan SMP dari Kanigoro harus mencari sekolah di wilayah lain untuk melanjutkan pendidikan.
Salah satu wilayah yang selama ini menjadi pilihan adalah Kota Blitar. Dengan adanya sekolah negeri di wilayah Kanigoro, kebutuhan pendidikan bagi lulusan SMP di kawasan tersebut berpotensi dapat dilayani lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.
Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar kemudian menggunakan data jumlah lulusan SMP tersebut untuk melihat seberapa besar kebutuhan sekolah menengah atas di kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Blitar.
Rahardian menilai jumlah calon peserta didik yang cukup besar menjadi salah satu indikator bahwa pendirian SMA negeri di Kanigoro memiliki potensi. Data tersebut juga menjadi bagian dari pertimbangan pemerintah dalam mengusulkan keberadaan sekolah baru.
“Melihat potensi data jenjang SMP yang kami miliki, keberadaan SMAN di Kanigoro sangat potensial dan layak,” pungkasnya.














