Minggu, September 27, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Kekeringan Mulai Mengintai, BPBD Kota Blitar Ajukan Tambahan 10 Tandon Air

redaksi by redaksi
13/08/2026
in Peristiwa
0

BLITAR – Musim kemarau mulai membuat Pemerintah Kota Blitar bersiap menghadapi kemungkinan krisis air bersih. Meski hingga saat ini belum ada laporan warga mengalami kekurangan air, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.

Salah satunya dengan mengusulkan tambahan 10 unit tandon air kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tambahan tersebut dibutuhkan untuk memperkuat persediaan tandon yang saat ini dimiliki BPBD Kota Blitar, yakni sekitar 21 unit.

Baca Juga :

Guruh Soekarnoputra Wafat, Dodi Purwanto Ungkap Sosoknya: ‘Bukan Sekadar Putra Bung Karno’

Bukan Sekadar Sejarah, Ini Pesan Bupati Kediri kepada Para Santri

Kepala BPBD Kota Blitar Agus Suherli mengatakan pengajuan tambahan tandon dilakukan karena sejumlah daerah lain mulai mengalami krisis air bersih. Pemerintah daerah tidak ingin menunggu sampai kondisi serupa terjadi di Kota Blitar baru melakukan persiapan.

“Kami mengusulkan tambahan 10 unit tandon air kepada provinsi. Saat ini sejumlah daerah lain sudah mulai mengalami krisis air bersih, sehingga kami perlu memperkuat kesiapsiagaan,” ujar Agus, Rabu (12/8/2026).

BPBD Kota Blitar juga sudah memetakan wilayah yang dinilai memiliki potensi mengalami kekeringan lebih awal. Ada 15 kelurahan yang masuk dalam pemetaan tersebut.

Sejumlah tandon bahkan telah ditempatkan di beberapa wilayah yang menjadi perhatian. Di antaranya Kelurahan Ngadirejo, Sentul, Tanjungsari, Bendo, dan Bendogerit.

Meski begitu, Agus menegaskan pemetaan tersebut bukan berarti wilayah-wilayah itu sudah mengalami krisis air. Langkah tersebut dilakukan sebagai persiapan menghadapi kondisi kemarau yang berpotensi semakin panjang.

“Sejumlah kelurahan tersebut kami prediksi mengalami kekeringan lebih awal. Namun, sampai sekarang belum ada laporan mengenai krisis air bersih di masyarakat,” katanya.

Dalam skema awal, BPBD menyiapkan satu tandon untuk setiap kelurahan yang masuk dalam daftar wilayah rawan. Namun, jumlah tersebut bisa ditambah apabila dalam satu kelurahan terdapat beberapa titik yang membutuhkan pasokan air bersih.

“Setiap kelurahan kami siapkan satu tandon. Kalau ternyata ada lebih dari satu titik yang mengalami krisis air bersih, jumlah tandon akan kami tambah. Karena itu, kami mengusulkan tambahan tandon kepada provinsi,” jelas Agus.

Selain menyiapkan tempat penampungan air, BPBD Kota Blitar juga mulai memikirkan pola distribusi apabila kekeringan benar-benar terjadi. Persediaan tandon akan menjadi salah satu bagian dari sistem penyaluran air bersih kepada wilayah yang membutuhkan.

Namun, BPBD Kota Blitar masih memiliki kendala pada armada pengangkut air. Saat ini lembaga tersebut belum mempunyai truk tangki air sendiri untuk melakukan dropping air bersih.

Untuk mengatasi kebutuhan tersebut, BPBD akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Pemadam Kebakaran (Damkar). Armada milik kedua instansi tersebut nantinya dapat digunakan untuk membantu distribusi air bersih seperti yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Kami memang belum memiliki truk tangki air. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami berkoordinasi dengan DLH dan Damkar untuk meminjam armada tangki yang digunakan untuk dropping air bersih,” ujarnya.

BPBD Kota Blitar saat ini masih menunggu tambahan tandon dari Pemprov Jawa Timur sambil memantau kondisi 15 kelurahan yang telah masuk dalam pemetaan potensi kekeringan.

Tags: air bersihblitarBPBDkekeringan

Related Posts

Peristiwa

Guruh Soekarnoputra Wafat, Dodi Purwanto Ungkap Sosoknya: ‘Bukan Sekadar Putra Bung Karno’

27/09/2026
Peristiwa

Bukan Sekadar Sejarah, Ini Pesan Bupati Kediri kepada Para Santri

26/09/2026
Peristiwa

Polemik Pasar Bandar-Pahing Memanas: Pedagang Serahkan Kuasa Hukum, Ini Persoalan yang Dibawa

24/09/2026
Peristiwa

Petani Kediri Tak Lagi Cemas Kekeringan, 26 Sumur Submersible Dibangun Serentak

24/09/2026
Peristiwa

Stok Beras di Kediri Dicek, Harga Masih di Bawah HET, Tapi Penggilingan Mulai Tertekan

24/09/2026
Peristiwa

Pasca Demo dan RDP Pedagang Pasar Pahing-Bandar, Dirut Perumda Pasar Joyoboyo Buka-Bukaan

24/09/2026
Next Post

Empat Pria di Blitar Ajukan Izin Poligami, Dua Permohonan Dikabulkan Pengadilan

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Polri Ungkap Tiga Kasus Besar Judi Online: Sita Aset Rp 61 Miliar, Ungkap Sindikat Internasional

20/01/2025

Pria Asal Madura Gelapkan 10 Motor Lewat Modus Kencan Online, Ditangkap Polres Probolinggo

08/11/2025

Jelang Mudik Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Lakukan Rampcheck Stasiun dan Kereta Api

02/03/2025

Tarif Listrik PLN Triwulan II 2025 Resmi Tak Naik, Ini Daftar Lengkapnya

02/05/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO