Sabtu, Juli 18, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Lewat Wayang Waton Sae, Polsek Kediri Kota Bangun Budaya Peduli demi Ciptakan Lingkungan Aman

redaksi by redaksi
18/07/2026
in Peristiwa
0

Kediri, kabarutama – Polsek Kediri Kota memanfaatkan pendekatan budaya sebagai sarana memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui pagelaran Wayang Waton Sae (Wayang Karton Sarana Edukasi) yang dipadukan dengan kegiatan cangkrukan kamtibmas di halaman belakang Kantor Kecamatan Kediri Kota, Jumat (17/7/2026) malam.

Baca Juga :

Gerakan Pesantrenku Aman, Alissa Wahid Tekankan Penguatan Sistem Perlindungan Santri

PBNU Bangun Ekosistem Pencegahan Kekerasan di Pesantren

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat utama (PJU) Polres Kediri Kota, Camat Kediri Kota, para kepala kelurahan se-Kecamatan Kediri Kota, tokoh masyarakat, serta warga yang antusias mengikuti jalannya pertunjukan.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono tampil sebagai dalang dengan membawakan lakon “Pagar Mangkok Lebih Kuat daripada Pagar Tembok”. Lakon tersebut mengangkat pesan tentang pentingnya kepedulian sosial, kebersamaan, dan peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kompol Bowo menjelaskan, keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diwujudkan hanya oleh aparat kepolisian. Menurutnya, partisipasi warga melalui komunikasi yang baik, kepedulian terhadap tetangga, serta semangat gotong royong menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Melalui wayang cangkrukan ini kami ingin menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat dengan cara yang lebih santai dan mudah diterima. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah untuk saling bertukar informasi antara kepolisian dan masyarakat,” ujar Kompol Bowo.

Dalam cerita yang dibawakan, digambarkan kehidupan dua kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi berbeda. Tokoh yang hidup dalam keterbatasan tergoda melakukan pencurian untuk memenuhi kebutuhan hidup, sementara tokoh yang berkecukupan belum memiliki kepedulian terhadap sesama.

Konflik tersebut berakhir ketika aksi pencurian berhasil digagalkan berkat kewaspadaan warga dan petugas keamanan lingkungan. Dari kisah itu, penonton diajak memahami bahwa kepedulian sosial, sikap saling membantu, dan kebersamaan merupakan benteng yang lebih kuat dalam menjaga keamanan dibandingkan sekadar mengandalkan pembatas fisik.

Kompol Bowo mengatakan, pemilihan media wayang bukan tanpa alasan. Menurutnya, budaya lokal masih memiliki tempat di tengah masyarakat Kota Kediri sehingga dapat menjadi sarana komunikasi yang efektif antara kepolisian dan warga.

Selain menjadi upaya melestarikan budaya daerah, pendekatan tersebut diharapkan mampu membuat pesan-pesan kamtibmas lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Konsep kami adalah polisi untuk masyarakat. Melalui pendekatan budaya atau art policing, kami ingin membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dengan cara yang lebih menarik,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota juga memberikan bingkisan sebagai bentuk apresiasi kepada para Kepala Kelurahan se-Kecamatan Kota Kediri atas kontribusi dan dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Melalui kegiatan ini, Polsek Kediri Kota berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat sehingga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Kediri tetap terjaga serta tercipta lingkungan yang aman, harmonis, dan saling peduli.

Tags: Budaya PeduliCiptakan Lingkungan AmanPolsek Kediri KotaWayang Waton Sae

Related Posts

Peristiwa

Gerakan Pesantrenku Aman, Alissa Wahid Tekankan Penguatan Sistem Perlindungan Santri

17/07/2026
Peristiwa

PBNU Bangun Ekosistem Pencegahan Kekerasan di Pesantren

17/07/2026
Peristiwa

RMI PBNU Cetak 32 Fasilitator untuk Perluas Gerakan Pesantrenku Aman di Lima Provinsi

17/07/2026
Peristiwa

Satpolairud Bekali Santri Keterampilan Berenang dan Penyelamatan di Perairan

17/07/2026
Peristiwa

Nyai Alissa Wahid: Pencegahan Kekerasan di Pesantren Harus Menjadi Gerakan Bersama

17/07/2026
Peristiwa

Kejari Blitar Gelar Sidang Penetapan Perwalian Empat Anak Secara Serentak

16/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Mahasiswa UNP Kediri Ciptakan Mesin Pengaduk Petis Otomatis, UMKM Kini Tak Perlu Berkeringat

25/06/2025

IGTKMNU dan IGKBMNU Kabupaten Blitar Gelar Halal bi Halal, Bupati Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini

27/04/2025

Dialog Saroja dan Mahasiswa Berlangsung Gayeng, Soroti Kebijakan Pembangunan Kota Kediri

25/09/2025

Persik Kediri Tahan Imbang Persib Bandung 1-1 di Stadion Brawijaya

06/01/2026
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO