Rabu, Oktober 21, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Nyai Alissa Wahid: Pencegahan Kekerasan di Pesantren Harus Menjadi Gerakan Bersama

redaksi by redaksi
17/07/2026
in Peristiwa
0

Yogyakarta, kabarutama – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Hj. Alissa Wahid, S.Psi., M.Sc., Psikolog, menegaskan bahwa upaya pencegahan kekerasan di lingkungan pesantren harus dibangun sebagai sebuah gerakan bersama, bukan sekadar program atau kegiatan yang bersifat sesaat. Menurutnya, perubahan budaya di pesantren hanya dapat terwujud apabila melibatkan berbagai pihak dan dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga :

DPR RI Komisi VIII Soroti Peralatan BPBD Kediri yang Menua, Gus An’im Dorong Pelatihan Santri

Bukan Cuma Berdakwah! Santri di Kediri Dibekali Ilmu Hadapi Ancaman Bencana

Pernyataan tersebut disampaikan Nyai Alissa saat memberikan materi dalam sesi Overview Training of Trainers (ToT) Pelatihan Musyrif-Musyrifah yang diselenggarakan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) bersama Satuan Penanggulangan Kekerasan di Pesantren (SAKA) PBNU di Hotel Cavinton, Yogyakarta, Kamis (16/7/2026).

Menurut Nyai Alissa, sebuah gerakan tidak dapat bergantung pada segelintir orang, tetapi harus mampu melampaui para penggeraknya agar dapat tumbuh dan memberikan dampak yang lebih luas.

“Gerakan itu hanya akan berjalan kalau melampaui batas penggeraknya. Kalau hanya digerakkan oleh satu atau dua orang, itu belum menjadi gerakan, tetapi baru sebatas inisiatif,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan Training of Trainers merupakan salah satu strategi PBNU untuk memperluas Gerakan Nasional Pesantrenku Aman melalui penguatan kapasitas musyrif, musyrifah, pengasuh, dan pendidik pesantren.

Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga memiliki kemampuan menjadi fasilitator yang mampu menggerakkan perubahan di lingkungan pesantren masing-masing. Dengan demikian, upaya pencegahan kekerasan dapat berkembang menjadi budaya bersama yang berkelanjutan di lingkungan pesantren.

Tags: Nyai Alissa WahidPencegahan Kekerasan Pesantren

Related Posts

Peristiwa

DPR RI Komisi VIII Soroti Peralatan BPBD Kediri yang Menua, Gus An’im Dorong Pelatihan Santri

20/10/2026
Peristiwa

Bukan Cuma Berdakwah! Santri di Kediri Dibekali Ilmu Hadapi Ancaman Bencana

19/10/2026
Peristiwa

Kapolres Kediri Kota Sidak 3 SPBU Ada BBM Kosong, Ini Hasil Pemeriksaannya

19/10/2026
Peristiwa

Peternak Wajib Tahu, Jagung SPHP Rp5.000 per Kg Penyaluran BULOG Kediri Tembus 99,35 Persen

19/10/2026
Peristiwa

Sejumlah BBM Habis di SPBU Kediri, Kapolres Turun Tangan Antisipasi Panic Buying

19/10/2026
Peristiwa

Stok BBM di Kediri Dipantau Polisi, Antrean SPBU Jadi Sorotan: Kapolres Ingatkan Warga Tak Menimbun

18/10/2026
Next Post

Satpolairud Bekali Santri Keterampilan Berenang dan Penyelamatan di Perairan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Jari Bengkak Tak Bisa Lepas Cincin, Damkar Ngadiluwih Bertindak Cepat

28/02/2026

Operasi Zebra Semeru di Lamongan: Polisi Amankan 9 Remaja dan 3 Motor Balap Liar

25/11/2025

Pedagang Pasar Bandar Mogok Jualan, Protes Pungutan dan Regulasi PD Pasar

01/09/2026

Polres Jember Berhasil Tangkap Dua Buronan Pembunuhan Sadis yang Kabur ke Malaysia

15/05/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO