Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kebersihan ruang publik melalui kegiatan kerja bakti (korvei) di kawasan Simpang Lima Gumul, Jumat (17/4).
Kegiatan yang diawali dengan senam pagi ini melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak menjalankan work from home (WFH). Korvei dilakukan sebagai upaya rutin untuk menjaga kebersihan sekaligus kenyamanan kawasan yang menjadi salah satu ikon Kabupaten Kediri tersebut.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam merawat aset publik.
“Kalau melihat tamannya indah dan bersih, itu semakin menambah semangat kita untuk berkarya dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” ujar Dewi.
Menurutnya, korvei telah menjadi agenda rutin mingguan di lingkungan Pemkab Kediri. Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi dari Gerakan Nasional Indonesia ASRI yang mendorong terciptanya lingkungan yang asri, sehat, resik, dan indah.
Dewi berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, terlebih kawasan SLG kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti, menambahkan bahwa kegiatan korvei juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi pengelolaan sampah.
Para peserta, kata dia, diedukasi untuk mulai memilah sampah dari sumbernya serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, salah satunya dengan membawa air minum menggunakan tumbler.
“Penanganan sampah adalah tanggung jawab bersama, baik dari yang menghasilkan maupun yang menggunakan,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Kediri berharap kesadaran menjaga kebersihan tidak hanya tumbuh di kalangan ASN, tetapi juga masyarakat luas, sehingga ruang publik tetap terjaga dan nyaman digunakan.
















