Kediri — Kebakaran melanda sebuah pabrik triplek di Dusun Semanding, Desa Tertek, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Senin (13/4/2026) pagi. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran, api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari dua jam.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar pada pukul 10.45 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri Pos Pare langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 10.48 WIB dan tiba tujuh menit kemudian.
Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh gesekan antara blower dan mesin sanding yang kemudian menyulut serbuk kayu di dalam silo.
“Dugaan sementara, api berasal dari gesekan mesin yang memicu percikan dan membakar material mudah terbakar di dalam silo,” ujarnya.
Sebanyak dua unit armada pemadam kebakaran dengan tujuh personel diterjunkan untuk memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 12.10 WIB dan berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50 juta, sementara aset yang berhasil diselamatkan mencapai sekitar Rp200 juta.
Pihak berwenang mengimbau para pelaku usaha untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan industri yang memiliki bahan mudah terbakar.
“Keselamatan kerja harus menjadi prioritas, termasuk memastikan perawatan mesin dilakukan secara rutin untuk mencegah kejadian serupa,” tambah Kaleb.
Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan terkendali.















