Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mewajibkan anggota aktif TNI dan Polri melakukan registrasi ulang untuk tetap menikmati tarif reduksi atau potongan harga tiket kereta api antarkota.
Kebijakan ini mulai berlaku bertahap, yakni sejak 6 Maret 2026 untuk anggota Polri dan 30 Maret 2026 bagi anggota TNI.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kebijakan ini bertujuan meningkatkan ketertiban administrasi sekaligus memastikan validitas data penerima fasilitas.
“Registrasi ini cukup dilakukan satu kali agar data anggota terintegrasi dengan sistem. Setelah itu, pembelian tiket dengan tarif reduksi dapat dilakukan melalui aplikasi maupun loket stasiun,” ujarnya.
Anggota TNI dan Polri diwajibkan melakukan registrasi paling lambat dua hari sebelum jadwal keberangkatan. Proses registrasi dilakukan di layanan Customer Service (CS) stasiun atau loket stasiun yang melayani perjalanan kereta api jarak jauh.
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi meliputi,
Kartu tanda anggota (KTA/KTS) atau surat resmi lainnya yang masih berlaku
Nomor Induk Kependudukan (NIK), Foto diri, Nomor telepon, Alamat tempat tinggal, Alamat email.
Di wilayah Daop 7 Madiun, layanan registrasi tersedia di sejumlah stasiun, antara lain Madiun, Kertosono, Jombang, Kediri, Tulungagung, dan Blitar.
KAI tetap memberikan tarif reduksi bagi anggota TNI dan Polri dengan besaran, 50 persen untuk kelas ekonomi dan bisnis, 25 persen untuk kelas eksekutif.
Namun, potongan harga ini tidak berlaku untuk kereta api perkotaan, tarif khusus atau promosi, serta layanan premium seperti kereta luxury, panoramic, dan wisata.
Selain itu, tarif reduksi hanya berlaku untuk perjalanan perorangan dan tidak dapat dipindahtangankan.
KAI berharap kebijakan registrasi ulang ini dapat membuat penyaluran fasilitas tarif reduksi lebih tepat sasaran sekaligus mempermudah prajurit TNI dan Polri dalam melakukan perjalanan dinas maupun pribadi.
Setelah proses registrasi selesai, pemesanan tiket dengan tarif diskon dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun pembelian langsung di stasiun.
Dengan sistem yang terintegrasi, KAI optimistis layanan transportasi kereta api akan semakin tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa, khususnya anggota TNI dan Polri.













