Senin, Mei 11, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Gaya Hidup

Waroeng Baroe Lama: Serasa Museum Asyik untuk Nugas dan Ngopi

redaksi by redaksi
19/11/2025
in Gaya Hidup
0

Kediri – Di Jalan Mauni No. 157, Pesantren, Kota Kediri, berdiri sebuah warung sederhana namun memikat. Namanya Waroeng Baroe Lama, tempat nongkrong bernuansa vintage yang kini banyak diburu anak muda, pecinta barang antik, hingga mahasiswa yang ingin mengerjakan tugas dalam suasana berbeda.

Baca Juga :

Dari Lapak 1,5 Meter, Pedagang Ayam Kediri Raup Omzet hingga Rp500 Juta per Bulan

Nenek 104 Tahun Asal Kediri Berangkat Haji 2026, Hasil Menabung dari Jualan Jenang Puluhan Tahun

Warung ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 01.00 dini hari. Pemiliknya, Yanuar Riadi, 42 tahun, menuturkan bahwa konsep warung jadul ini lahir dari kecintaannya pada barang-barang lawas.

“Dulu saya punya meja tua di ruang tamu. Meja bulat kaki satu itu saya temukan di luar, saya bawa pulang, terus saya nyaman melihatnya. Sejak itu saya suka barang-barang lawasan,” kenangnya. “Mulainya sekitar tahun 2010, dan ya… jadi keterusan.”

Begitu memasuki Waroeng Baroe Lama, pengunjung langsung disambut suasana hangat penuh nostalgia. Ada wayang tua, belawong, keramik lama, perkakas perbengkelan antik, hingga deretan buku kuno berbahasa Belanda dan Jawa, termasuk terjemahan Al-Qur’an berbahasa Belanda.

Menurut Yanuar, sebagian koleksi ini juga bisa dibeli oleh pengunjung. “Barang antik itu nyarinya nggak ada habisnya. Yang bagus ada yang lain lagi. Ada yang saya dapat dari sekitar sini, ada yang orang bawa sambil ngopi, ada yang kasih info,” ujarnya.

Tak hanya sebagai tempat nongkrong, warung ini juga berfungsi sebagai ruang belajar. Yanuar berharap pengunjung bisa membaca, belajar, atau sekadar mengenal sejarah melalui benda-benda lawas.

“Kalau kita tidak bisa mengajar, kita bisa menyediakan tempat untuk belajar,” jelasnya.

Meski konsepnya unik, menu makanan dan minuman di Waroeng Baroe Lama tetap sederhana. Ada tahu lontong, mi, serta minuman hangat seperti kopi, teh, wedang jahe, dan wedang sereh. Yanuar sempat menjual nasi goreng Jawa dengan anglo, namun kini fokus pada menu sederhana terlebih dahulu.

Pengunjung datang dari berbagai daerah Kediri, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur, meskipun warung ini tidak memiliki papan nama yang mencolok di depan.

“Kadang kalau penuh ya penuh. Saya jualan sendiri, belum totalitas, jadi apa adanya dulu,” ujarnya sambil tersenyum.

Rivaldo River, pelajar SMAN 1 Wates, menjadi salah satu pengunjung tetap. Ia mengaku betah karena suasananya berbeda dari tempat nongkrong modern.

“Suasananya enak, sejuk. Kita bisa mengenal sejarah sebelum kita lahir dari buku-buku dan foto-foto yang ada di sini,” kata Rivaldo. “Biasanya ngerjain tugas kelompok. Kalau makan suka tahu telur, minumnya es jeruk. Nyaman banget tempatnya.”

Sejak didirikan pada 2017, Waroeng Baroe Lama membuktikan bahwa sesuatu yang sederhana, seperti sebuah meja tua dan hobi mengoleksi barang antik dapat menghadirkan ruang publik yang kaya cerita dan memikat banyak hati.

Yanuar berharap warung ini terus menjadi tempat berkumpul, membaca, berdiskusi, atau sekadar menemukan ketenangan di tengah hiruk-pikuk kota.

Tags: Nugas dan NgopiSerasa MuseumWaroeng Baroe Lama

Related Posts

Gaya Hidup

Dari Lapak 1,5 Meter, Pedagang Ayam Kediri Raup Omzet hingga Rp500 Juta per Bulan

21/04/2026
Gaya Hidup

Nenek 104 Tahun Asal Kediri Berangkat Haji 2026, Hasil Menabung dari Jualan Jenang Puluhan Tahun

07/04/2026
Gaya Hidup

Ledakan Pembeli Momentum Lebaran, Omzet Tahu Kediri Melejit Hingga 3 Kali Lipat

26/03/2026
Gaya Hidup

Tahun Pertama Periode Kedua, Mas Dhito Kebut 17 Program Prioritas di Kabupaten Kediri

20/02/2026
Gaya Hidup

Satlantas Polres Blitar Kota Ajak Jamaah Sabilu Taubah Jadi Pelopor Tertib Lalin

03/02/2026
Gaya Hidup

KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah dalam OTT di Kota Madiun, Wali Kota Diamankan

20/01/2026
Next Post

Pemerintah Kota Blitar Gelar Forum Satu Data, Dorong Integrasi Informasi untuk Kebijakan Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Kapolri Tinjau Kesiapan Pengamanan Mudik dan Layanan Valet & Ride Polda Jateng

19/03/2025

Arus Mudik H-1 Lebaran 2026 di Bandara Dhoho Kediri Meningkat 55 Persen, Operasional Tetap Lancar

20/03/2026

Bhayangkara Presisi Tundukkan Samator di Final Four Seri Pertama Proliga 2025

18/04/2025

Bupati Kediri Minta Alur Museum Daerah Disusun Runut agar Sejarah Mudah Dipahami Pengunjung

26/12/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO