Kediri, Kabarutama – Prestasi membanggakan ditorehkan kontingen Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Kabupaten Kediri dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sambo Jawa Timur 2026. Bermodal tujuh atlet, Kabupaten Kediri sukses memborong 10 medali sekaligus mengamankan posisi Juara Umum 2.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan jumlah atlet bukan penghalang untuk bersaing dan menorehkan prestasi di tingkat provinsi.
Kejurprov Sambo Jatim 2026 berlangsung selama dua hari, 30–31 Oktober 2026, di Gelanggang Remaja, Surabaya. Di tengah persaingan atlet dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur, kontingen Kabupaten Kediri tampil kompetitif dan berhasil membawa pulang empat medali emas, empat perak, serta dua perunggu.
Menariknya, seluruh tujuh atlet yang diberangkatkan berhasil menyumbangkan medali. Hasil ini sekaligus mengantarkan Persambi Kabupaten Kediri menempati posisi kedua dalam klasemen akhir kejuaraan.
Empat medali emas menjadi sumbangan penting bagi keberhasilan tersebut. Neha Ryend Wibowo menyumbangkan satu emas dan satu perak. Sementara Shibghah Ayu Racmadani, Chin Chin Nurita, dan Fananda Caturb masing-masing berhasil mempersembahkan satu medali emas.
Kontribusi medali perak juga datang dari Bintang Aura Ramadhani yang meraih dua medali perak, serta Putri Rusdya yang menyumbangkan satu perak. Neha Ryend Wibowo turut melengkapi raihannya dengan satu medali perak.
Adapun dua medali perunggu berhasil dipersembahkan Farel Novaldo Pratama.
Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, mengapresiasi pencapaian para atlet Persambi tersebut. Menurutnya, hasil ini menjadi salah satu indikator positif perkembangan pembinaan olahraga Sambo di Kabupaten Kediri.
“Kami memberikan apresiasi atas pencapaian Persambi Kabupaten Kediri. Prestasi di tingkat provinsi menjadi salah satu indikator positif perkembangan pembinaan olahraga daerah,” jelas Hakim, Minggu (1/11/2026).
Hakim menegaskan, capaian Juara Umum 2 bukanlah hasil yang diraih secara instan. Ada proses panjang yang melibatkan latihan konsisten, kedisiplinan, kesiapan mental, serta dukungan berbagai pihak.
Karena itu, ia berharap prestasi tersebut tidak membuat para atlet cepat berpuas diri. Evaluasi terhadap performa selama kejuaraan harus menjadi bekal untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
“Evaluasi terhadap penampilan atlet selama Kejurprov menjadi bagian penting untuk mempersiapkan diri menghadapi agenda kejuaraan berikutnya,” imbuhnya.
Keberhasilan ini juga diharapkan menjadi pemantik semangat bagi atlet-atlet muda di Kabupaten Kediri untuk mengenal, menekuni, dan mengembangkan potensi di cabang olahraga Sambo.
Dengan pembinaan berkelanjutan, peningkatan kualitas pelatih, serta dukungan KONI dan pemerintah daerah, Persambi Kabupaten Kediri diharapkan mampu meningkatkan daya saing atletnya.
Raihan 10 medali dari tujuh atlet di Kejurprov Sambo Jatim 2026 menjadi modal berharga. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi prestasi dan membawa nama Kabupaten Kediri bersaing lebih jauh di level regional hingga nasional.















