Kediri, Kabarutama – Membawa pasien dalam kondisi darurat bukan berarti pengemudi ambulans bisa mengabaikan keselamatan di jalan raya. Pesan tegas itulah yang disampaikan Satlantas Polres Kediri saat menggelar sosialisasi tertib berlalu lintas sekaligus pelatihan safety driving bagi pengemudi ambulans di Kabupaten Kediri.
Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Kantor PMI Kecamatan Pare, Rabu (28/10/2026), tersebut menjadi bagian dari rangkaian Operasi Patuh Semeru 2026. Pesertanya meliputi petugas PMI Pare dan komunitas pengemudi ambulans di Kabupaten Kediri.
Dalam kegiatan itu, personel Unit Turjawali dan Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri memberikan edukasi mengenai pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, serta pentingnya mengutamakan keselamatan seluruh pengguna jalan.
Ambulans memang memiliki hak prioritas ketika menjalankan tugas darurat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Namun, prioritas tersebut bukan alasan untuk berkendara secara arogan atau mengabaikan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Pengemudi tetap dituntut mampu mengendalikan kendaraan, menjaga kewaspadaan, serta mengambil keputusan secara tepat ketika menghadapi situasi darurat. Penggunaan isyarat peringatan dan cara berkendara yang benar juga menjadi hal penting agar pengguna jalan lain dapat merespons dengan aman.
Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif melalui Kasat Lantas Polres Kediri AKP Fauzan Zikra menegaskan, edukasi kepada pengemudi ambulans merupakan bagian dari upaya membangun budaya berlalu lintas yang aman dan tertib.
Menurutnya, pengemudi ambulans memiliki tanggung jawab besar karena berkaitan langsung dengan pelayanan kemanusiaan, terutama saat membawa pasien yang membutuhkan penanganan segera.
Melalui pelatihan safety driving, para pengemudi diharapkan semakin memahami pentingnya teknik mengemudi yang aman, kemampuan mengendalikan kendaraan, serta kewaspadaan dalam menghadapi berbagai kondisi di jalan raya.
Sebab, kecepatan mencapai tujuan bukan satu-satunya hal yang penting dalam pelayanan darurat. Keselamatan pasien, pengemudi, petugas pendamping, dan pengguna jalan lainnya juga harus menjadi prioritas.
Satlantas Polres Kediri berharap para pengemudi ambulans dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan mengedepankan profesionalisme dalam setiap perjalanan.
“Kami berharap para pengemudi ambulans dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Tugas kemanusiaan harus dijalankan secara profesional dengan tetap memperhatikan keselamatan diri sendiri, pasien, dan pengguna jalan lainnya,” ungkap AKP Fauzan.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Kediri menekankan bahwa pelayanan darurat dan kepatuhan terhadap keselamatan berlalu lintas harus berjalan beriringan. Dengan demikian, misi kemanusiaan dapat terlaksana tanpa mengabaikan keselamatan di jalan raya.















