Blitar – Seorang pria bernama Komsun (55), warga Dusun Sukoreno RT 02 RW 06 Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal dunia di kolam ikan belakang rumahnya, Rabu (11/3/2026) malam.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 21.30 WIB setelah warga melakukan pencarian terhadap korban yang sejak siang tidak terlihat di rumah.
Berdasarkan keterangan keluarga, sekitar pukul 11.00 WIB anak korban, Dian Oktasari, pulang ke rumah namun tidak menemukan ayah maupun ibunya. Sekitar pukul 13.00 WIB, istri korban pulang, tetapi Komsun juga belum kembali.
Karena hingga sore hari korban tak kunjung ditemukan, sekitar pukul 18.00 WIB keluarga meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian di sekitar rumah hingga area belakang permukiman.
Saat melakukan pencarian di kolam ikan belakang rumah korban, seorang warga bernama Fredi Agus Dwiyanto merasa curiga melihat kain yang mengapung di permukaan air. Ia kemudian mencoba mengambil kain tersebut menggunakan sebatang kayu.
Setelah berhasil digapai, ternyata kain tersebut adalah baju yang dikenakan korban. Warga kemudian memastikan kondisi korban dan mengevakuasinya dari dalam kolam untuk dibawa ke rumah.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Kepala Desa Sukosewu dan diteruskan ke Polsek Gandusari.
Petugas kepolisian yang dipimpin Kapolsek Gandusari AKP Nanang Budhiarto bersama tim medis Puskesmas Gandusari tiba di lokasi sekitar pukul 23.40 WIB untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan luar oleh petugas medis, ditemukan luka bengkak pada dahi korban yang diduga akibat terbentur bibir kolam. Selain itu, pada mulut, hidung, dan telinga korban ditemukan darah bercampur gelembung air. Kondisi tangan korban juga tampak berkerut dan pucat, diduga karena terendam air cukup lama.
Petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat sakit asam lambung dan sekitar satu bulan lalu sempat menjalani perawatan di rumah sakit.
Polisi menduga korban meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam kolam ikan yang berada di belakang rumahnya. Kolam tersebut memiliki lebar sekitar 1,5 meter, panjang 5 meter, dan kedalaman sekitar 50 sentimeter.
Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Korban rencananya langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Sukosewu pada malam hari.
















