Kediri, kabarutama – Persik Kediri dengan sepenuh hati mengucapkan terima kasih kepada Faris Aditama atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusinya dalam membantu klub meraih berbagai prestasi selama bertahun-tahun. Super League musim 2025/2026 menjadi musim terakhir kebersamaan Persik Kediri dengan sang pemain.
Faris Aditama menorehkan catatan istimewa dengan menghabiskan 11 musim bersama Persik Kediri, menyamai rekor pengabdian legenda klub, Harianto.
“Faris Aditama merupakan sosok pemain yang tidak hanya menjadi panutan, tetapi juga teladan, baik di dalam maupun di luar lapangan. Banyak pemain muda yang bergabung di Persik Kediri menjadikan Faris sebagai mentor, baik dari sisi teknis maupun sikap,” ujar Manajer Tim Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara.
Perjalanan Faris bersama Persik dimulai pada periode 2010–2015. Di masa itu, pemain asli Kediri tersebut turut memperkuat Macan Putih dalam kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2014/2015.
Setelah sempat melanjutkan karier bersama beberapa klub di Indonesia, Faris kembali pulang ke Persik Kediri pada musim 2018/2019, saat klub baru saja promosi ke Liga 2.
Kehadirannya menjadi tambahan kekuatan penting bagi Persik dalam mengarungi kompetisi Liga 2. Di akhir musim, Persik Kediri sukses meraih gelar juara Liga 2 sekaligus memastikan promosi kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 1.
Prestasi tersebut menjadi awal periode kedua pengabdian Faris bersama Persik Kediri. Saat klub kembali berkompetisi di Liga 1, ban kapten pun dipercayakan kepada pemain kelahiran 1988 tersebut sebagai bentuk penghargaan atas kepemimpinan dan loyalitasnya.
“Faris Aditama menghadirkan begitu banyak memori indah untuk Persik Kediri. Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan besar bagi kami dapat bekerja sama dengan Faris selama ini,” tambah Kuncara.
Selama mengenakan seragam Persik Kediri, Faris mencatatkan total 111 penampilan di berbagai ajang kompetisi dengan torehan 9 gol dan 6 assist. Pemilik nomor punggung 13 itu juga memiliki catatan konsisten. Sejak musim 2019/2020 hingga 2023/2024, ia selalu mencetak setidaknya satu gol di setiap musim. Pada musim 2024/2025, meski tidak mencetak gol, Faris tetap berkontribusi dengan menyumbangkan satu assist.
Salah satu momen paling berkesan hadir pada pekan ke-33 Liga 1 musim 2023/2024. Gol Faris sempat membawa Persik Kediri unggul 4-3 atas PSS Sleman. Meski pertandingan akhirnya berakhir imbang 4-4, gol tersebut tetap menjadi salah satu kenangan penting dalam perjalanan kariernya bersama Macan Putih.
“Sebelas musim adalah waktu yang sangat panjang. Faris Aditama merupakan simbol loyalitas, komitmen, dan semangat seorang pemain profesional. Namanya telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah emas Persik Kediri. Hanya klub besar yang memiliki legenda, dan Faris adalah salah satunya. Ia akan selalu memiliki tempat istimewa di hati klub dan para suporter,” pungkas Kuncara.















