Blitar – Di tengah suasana Bulan Suro yang sarat makna spiritual, Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Blitar Pusat Madiun kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat. Usai mengesahkan 1.370 warga baru tingkat I, organisasi pencak silat tersebut menggelar santunan bagi anak yatim dan duafa di Padepokan SH Terate, Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Rabu (24/6/2026).
Usai sukses menggelar prosesi pengesahan 1.370 warga baru tingkat I pada Selasa (16/6/2026) lalu, organisasi pencak silat terbesar di Indonesia ini kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan menggelar kegiatan santunan anak yatim dan duafa.
Kegiatan santunan yang dilaksanakan di bulan Suro atau Muharram ini menjadi momentum bagi SH Terate Cabang Blitar untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial dan berbagi dengan masyarakat sekitar Padepokan yang membutuhkan. Puluhan anak yatim dan duafa menerima bantuan berupa paket sembako dan santunan uang tunai.
Ketua SH Terate Cabang Blitar, Kangmas Ibnu Sudibyo, mengatakan kalau kegiatan sosial ini merupakan implementasi dari filosofi luhur organisasi, Memayu Hayuning Bawan, yang berarti menjaga dan merawat keselamatan serta kedamaian dunia.
“Pencak silat bukan hanya soal bela diri. Di dalamnya ada unsur seni, olahraga, mental spiritual, dan yang paling utama yakni persaudaraan. Kami adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat. Toleransi dan kasih sayang adalah jurus tertinggi kami,” ucap Kangmas Ibnu.
Kegiatan santunan anak yatim dan duafa ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang rutin dilaksanakan oleh SH Terate Cabang Blitar.
Sebelumnya, organisasi ini juga telah menyalurkan bantuan hewan kurban, melakukan kerja bakti bersama warga, serta berbagai aksi sosial lainnya.
Melalui kegiatan santunan ini, SH Terate Cabang Blitar berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim dan kaum dhuafa yang membutuhkan uluran tangan.
“Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai budi luhur dan kepedulian sosial di kalangan anggota dan masyarakat luas. Karena, warga SH Terate harus menebarkan kebaikan di mana pun kaki berpijak,” ujarnya.
Dengan konsistensi dalam menjalankan kegiatan sosial, SH Terate Cabang Blitar – Pusat Madiun di bawah kepemimpinan Kangmas Ibnu Sudibyo membuktikan bahwa organisasi pencak silat tidak hanya fokus pada pembinaan internal.
Tetapi, juga memiliki peran penting dalam membangun kepedulian sosial dan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya, terutama di momentum bulan Suro yang penuh berkah ini. (*)judul alternatif














