Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan akibat luapan air di jalur antara Stasiun Alastua – Semarang Tawang, wilayah Daop 4 Semarang.
Kondisi tersebut terjadi sejak Selasa (28/10) pagi akibat cuaca ekstrem, menyebabkan keterlambatan dan pembatalan sejumlah perjalanan kereta api.
Manajer Humas Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan pelanggan menjadi prioritas utama KAI.
“Keselamatan pelanggan selalu menjadi hal utama. Kami berterima kasih atas pengertian dan kesabaran seluruh pelanggan serta masyarakat,” ujar Zainul.
KAI bersama petugas prasarana Daop 4 Semarang terus melakukan pemantauan dan penanganan lapangan, termasuk normalisasi lintas serta pemantauan intensif terhadap ketinggian air dan stabilitas jalur.
Sebagai langkah antisipatif, KAI juga mengoperasikan lokomotif Diesel Hidrolik BB 304 agar perjalanan tetap dapat berlangsung dengan aman.
Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan, KAI memberikan pengembalian biaya tiket 100 persen (di luar bea pesan) bagi pelanggan yang membatalkan perjalanan akibat keterlambatan lebih dari satu jam atau perubahan rute perjalanan.
Pengajuan pengembalian dapat dilakukan di loket stasiun atau melalui Contact Center 121 maksimal H+7 dari tanggal keberangkatan.
Selain itu, kompensasi berupa makanan dan minuman juga diberikan kepada pelanggan yang tetap melanjutkan perjalanan sesuai ketentuan untuk keterlambatan di atas tiga jam.
Untuk menjaga keselamatan dan ketepatan waktu, sejumlah KA dialihkan (pola operasi memutar), di antaranya:
KA dari Pasar Senen – Surabaya Pasar Turi melalui lintas Tegal – Purwokerto – Solo Balapan – Gundih,
KA dari Surabaya – Pasar Senen melalui lintas Gambringan – Gundih – Solo Balapan – Cirebon Prujakan.
KAI mengimbau pelanggan agar selalu memperbarui informasi perjalanan melalui, Contact Center 121, WhatsApp: 0811-222-33-121, Email: cs@kai.id dan Media sosial resmi @KAI121 (Instagram, X, Facebook).
“Kami memohon maaf atas potensi keterlambatan akibat kondisi cuaca ekstrem. KAI terus berkoordinasi dan memantau kondisi jalur demi keselamatan serta keandalan perjalanan,” tutup Zainul.















