Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menggelar Medical Check Up (MCU) serentak bagi seluruh pekerja mulai Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan seluruh insan perusahaan berada dalam kondisi fisik dan mental yang prima.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan bahwa kesehatan pekerja merupakan aset utama perusahaan, terutama dalam mendukung keselamatan dan kualitas pelayanan transportasi kereta api.
“Kesehatan pekerja adalah aset utama perusahaan. Dengan tubuh yang sehat, para pekerja dapat menjalankan tugas dengan produktif dan fokus, serta menjamin keselamatan perjalanan kereta api,” ujarnya.
Pelaksanaan MCU dilakukan di sejumlah titik fasilitas kesehatan di wilayah kerja Daop 7 Madiun, antara lain Klinik Mediska Madiun, Klinik Mediska Blitar, Klinik Mediska Kertosono, serta Laboratorium Sima Kediri.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengambilan sampel darah dan urin, pemeriksaan tanda vital, hingga pemeriksaan lanjutan seperti elektrokardiogram (EKG), pemeriksaan mata, radiologi, dan konsultasi dokter. Khusus bagi Awak Sarana Perkeretaapian seperti masinis, kondektur, dan petugas operasional lainnya, juga dilakukan tes audiometri dan narkoba.
Tohari menegaskan, MCU bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian penting dari upaya deteksi dini terhadap potensi penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi.
“Melalui MCU, perusahaan dapat memantau kondisi kesehatan pekerja secara berkala dan mengambil langkah penanganan lebih cepat jika ditemukan indikasi gangguan kesehatan,” katanya.
Selain itu, hasil pemeriksaan juga menjadi dasar evaluasi kondisi kerja serta upaya peningkatan produktivitas karyawan. Dengan data medis yang akurat, pekerja diharapkan lebih sadar akan pentingnya menjaga pola hidup sehat.
KAI Daop 7 Madiun merekomendasikan agar pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin setiap 6 hingga 12 bulan sekali, khususnya saat kondisi tubuh dalam keadaan stabil, guna mendapatkan hasil yang optimal.
Melalui kegiatan ini, KAI berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat sekaligus menjaga standar keselamatan dan kenyamanan layanan bagi seluruh pelanggan kereta api.














