BLITAR – Pemerintah Kota Blitar menyiapkan terobosan baru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Blitar. Salah satu destinasi unggulan, yakni kawasan Makam Bung Karno (MBK), bakal melayani pengunjung selama 24 jam penuh setiap hari. Kebijakan tersebut direncanakan mulai diterapkan sebagai uji coba pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Selama puluhan tahun, kawasan wisata religi yang berada di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan itu hanya dibuka mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB. Kondisi tersebut kerap membuat sejumlah peziarah dari luar daerah tidak bisa berkunjung karena tiba di Kota Blitar pada malam hari.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar, Rieke Rochmawati, mengatakan rencana pembukaan layanan 24 jam sebenarnya telah dibahas sejak lama. Namun, pematangannya baru dilakukan dalam beberapa bulan terakhir hingga akhirnya siap diterapkan.
Menurut Rieke, mayoritas pengunjung Makam Bung Karno berasal dari luar Kota Blitar. Karena itu, pemerintah menilai perlu memberikan akses yang lebih luas agar para peziarah dapat datang kapan saja tanpa terbatas jam operasional.
“Selama ini mayoritas pengunjung atau wisatawan adalah luar kota. Maka dari itu, dipertimbangkan untuk membuka layanan selama 24 jam penuh,” kata Rieke, Jumat (14/8/2026).
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut juga menjadi upaya untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Blitar. Dengan dibukanya kawasan MBK sepanjang hari, wisatawan yang datang pada malam maupun dini hari tetap dapat berziarah ke makam Presiden pertama Republik Indonesia tersebut.
Selain membuka akses yang lebih luas bagi pengunjung, Disbudpar Kota Blitar juga tengah menyiapkan berbagai sarana pendukung. Sejumlah fasilitas seperti penerangan kawasan dan kebutuhan sumber daya manusia menjadi fokus persiapan sebelum kebijakan baru itu diterapkan.
Dalam pelaksanaannya, petugas akan berjaga secara bergantian selama 24 jam penuh. Sistem kerja bergilir disiapkan agar pelayanan kepada wisatawan tetap berjalan optimal meski kawasan wisata tidak lagi ditutup pada sore hari.
Rieke menegaskan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi para peziarah maupun wisatawan yang datang ke Makam Bung Karno.
“Bedanya dengan hari-hari biasa, kita berikan layanan 24 jam. Operasional kita mulai pukul 07.00 sampai 17.00 WIB, kecuali tamu VIP yang datang saat malam hari. Namun saat ini ada layanan MBK 24 jam,” ujarnya.
Kebijakan baru tersebut juga bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemerintah Kota Blitar berharap keberadaan layanan 24 jam dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Makam Bung Karno sebagai salah satu destinasi wisata sejarah dan religi andalan di Jawa Timur.














