Kediri – Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional dimanfaatkan Polsek Kediri Kota untuk memberikan edukasi kepada anak usia dini melalui metode yang kreatif dan menyenangkan. Kapolsek Kediri Kota KOMPOL Bowo Wicaksono mengajak siswa TK Kemala Bhayangkari 42 Kota Kediri belajar tentang nasionalisme sekaligus bahaya penggunaan gadget berlebihan lewat dongeng interaktif, Selasa (19/5/2026).
Berbeda dari kegiatan penyuluhan pada umumnya, edukasi kali ini dikemas melalui pertunjukan wayang karton sederhana dengan tokoh anak bernama Bili dan Andi. Keduanya diceritakan gemar bermain game dan menggunakan telepon genggam tanpa mengenal waktu.
Dalam cerita itu, kebiasaan bermain gadget secara berlebihan membuat kesehatan mata Bili terganggu hingga harus mendapat penanganan dokter. Pesan tersebut disampaikan secara ringan agar mudah dipahami anak-anak.
“Dokter menasihati agar anak-anak tidak bermain gadget terlalu lama dan harus bisa membagi waktu untuk belajar, bermain, serta berinteraksi dengan lingkungan,” kata Bowo saat mendongeng di hadapan para siswa.
Suasana kelas terlihat hidup. Anak-anak tampak antusias mengikuti cerita, menjawab pertanyaan, hingga menirukan tokoh dalam dongeng yang dibawakan Kapolsek.
Menurut Bowo, pendekatan mendongeng dipilih karena lebih efektif menyampaikan pesan edukatif kepada anak usia dini dibandingkan metode ceramah.
“Anak-anak lebih mudah memahami pesan jika disampaikan lewat cerita dan visual yang menyenangkan. Kami ingin mereka mengerti bahwa gadget boleh digunakan, tetapi harus ada batasan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118 dengan mengusung semangat perlindungan anak dan pembentukan karakter generasi muda.
Selain mendongeng, Kapolsek juga mengenalkan foto-foto pahlawan nasional dan mengajak siswa menyanyikan lagu kebangsaan bersama. Melalui kegiatan itu, nilai nasionalisme, persatuan, dan kecintaan terhadap bangsa ditanamkan sejak dini.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan edukatif tersebut karena dinilai mampu memadukan pendidikan karakter, literasi digital, dan wawasan kebangsaan dalam suasana belajar yang menyenangkan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan interaksi santai antara siswa dan Kapolsek Kediri Kota. Gelak tawa anak-anak yang memenuhi ruangan menjadi penutup hangat dari penyampaian pesan serius melalui cara sederhana dan dekat dengan dunia mereka.















