Kediri – Komandan Kodim 0809/Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, memberikan klarifikasi terkait video viral yang beredar di media sosial sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi, yang menyinggung dugaan praktik “jual beli titik” program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kediri Raya.
Dalam keterangannya, Dandim menegaskan bahwa isi video tersebut tidak benar dan tidak sesuai fakta di lapangan.
“Saya nyatakan video itu tidak benar. Tidak ada jual-beli titik KDKMP siapapun itu,” tegas Letkol Dhavid saat memberikan klarifikasi kepada awak media.
Video yang beredar memperlihatkan seorang perempuan berseragam ASN dan seorang pria berpakaian loreng TNI. Dalam narasi video, keduanya disebut terkait dugaan praktik komisi dalam pelaksanaan program KDKMP di Kabupaten Kediri.
Menanggapi hal itu, Dandim 0809/Kediri membantah adanya keterlibatan dirinya maupun jajaran Kodim dalam praktik penerimaan fee atau komisi proyek.
Menurutnya, program KDKMP merupakan program pemerintah yang dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, bukan proyek pribadi maupun kegiatan yang diperjualbelikan.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah bertugas menyiapkan lahan, sedangkan pembangunan didukung anggaran dari Agrinas dengan sistem padat karya yang melibatkan personel Koramil dan Babinsa di lapangan.
“Ini bukan proyek. Ini adalah program Bapak Presiden untuk warga masyarakat semua,” ujarnya.
Dandim juga membantah memiliki hubungan maupun komunikasi khusus dengan sosok ASN perempuan yang disebut dalam video viral tersebut.
Selama menjabat sebagai Komandan Kodim 0809/Kediri dalam lima bulan terakhir, dirinya mengaku tidak pernah melakukan praktik yang dituduhkan dalam video.
Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Kalau ada informasi seperti itu, silakan klarifikasi kepada kami. Jangan langsung di-share sebelum mengetahui kebenarannya,” katanya.
Sebelumnya, video viral tersebut menyebut adanya sekitar 60 titik program KDKMP di Kediri dan menyinggung dugaan komisi dalam percakapan berbahasa Jawa. Namun tuduhan itu telah dibantah langsung oleh pihak Kodim 0809/Kediri.














