BLITAR – Puluhan warga Desa Wonodadi, Kabupaten Blitar, yang tergabung dalam Forum Masyarakat Desa Wonodadi, menggelar aksi unjuk rasa di kantor desa, Selasa (13/1/2026). Aksi ini dipicu oleh pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berdiri di atas lapangan sepak bola desa.
Dalam aksi tersebut, warga menyuarakan penolakan terhadap alih fungsi lapangan yang selama ini menjadi fasilitas umum bagi masyarakat. Koordinator aksi, Imam Faturahman, menegaskan bahwa lapangan Desa Wonodadi memiliki nilai strategis bagi kehidupan sosial warga.
“Lapangan Desa Wonodadi merupakan fasilitas umum yang selama ini digunakan warga untuk kegiatan olahraga, sosial, dan kemasyarakatan,” ujar Imam di sela-sela aksi.
Ia menambahkan, keberadaan lapangan sangat penting sebagai ruang terbuka publik, khususnya bagi generasi muda desa.
“Keberadaan lapangan sangat penting sebagai ruang terbuka bagi masyarakat dan generasi muda. Pembangunan di atas lapangan berpotensi menghilangkan fungsi sosial dan kebersamaan warga,” tegasnya.
Menurut warga, sebagian area lapangan kini telah mulai dibangun gedung koperasi. Kondisi tersebut memicu keresahan karena dinilai mengancam keberlangsungan fungsi lapangan sebagai ruang publik.
Melalui aksi tersebut, massa menuntut agar pembangunan Koperasi Desa Merah Putih segera dihentikan dan dipindahkan ke lokasi lain. Mereka juga meminta pemerintah desa mengembalikan fungsi lapangan seperti semula agar tetap bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.















