Blitar – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun melakukan pekerjaan penggantian wesel di Stasiun Blitar sebagai bagian dari upaya peningkatan keselamatan dan keandalan prasarana perkeretaapian.
Penggantian dilakukan pada Wesel Nomor 8 yang berada di KM 122+600/700. KAI menyebut pekerjaan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh perangkat pengatur perjalanan kereta api tetap berada dalam kondisi optimal.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menjelaskan bahwa wesel memiliki peran vital dalam perpindahan jalur sehingga harus dipastikan berfungsi secara sempurna.
“Wesel adalah komponen penting dalam pengaturan perpindahan jalur kereta api. Dengan penggantian Wesel Nomor 8 di Stasiun Blitar ini, kami berupaya menjaga keselamatan perjalanan serta meningkatkan keandalan prasarana,” ujar Rokhmad, Minggu (16/11/2025).
Ia menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari peningkatan prasarana yang dilakukan secara berkala guna mendukung kelancaran dan keamanan operasional.
Menurut Rokhmad, proses penggantian wesel kemungkinan menimbulkan dampak berupa penyesuaian pola operasi yang dapat berpengaruh terhadap ketepatan jadwal beberapa perjalanan kereta api.
“Kami menyadari mungkin terjadi pengaturan pola operasi yang berpotensi memengaruhi ketepatan jadwal. Namun kami berupaya meminimalkan dampak tersebut melalui koordinasi yang optimal,” jelasnya.
KAI Daop 7 Madiun juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pelanggan selama pekerjaan berlangsung.
“Upaya ini dilakukan demi peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan jangka panjang,” tutup Rokhmad.
KAI menegaskan komitmennya untuk terus memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat.
















