Minggu, Juni 28, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Ponpes Wali Barokah Kediri Masuk Nominasi Eco Pesantren, DLH Jatim Lakukan Penilaian

redaksi by redaksi
03/11/2025
in Peristiwa
0

Kediri – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan kerja dan penilaian program Eco Pesantren di Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kediri, Senin (3/11/2025).

Baca Juga :

Beasiswa Berdaya Tahap 2 Dibuka, Pemkab Kediri Siapkan Rp30 Miliar untuk Cegah Anak Putus Sekolah

Kebijakan 5 Hari Sekolah di Kabupaten Kediri Belum Diputuskan, Mas Dhito: Masih Serap Aspirasi Masyarakat

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari program akselerasi DLH Jatim dalam mewujudkan pesantren ramah lingkungan dan mandiri energi.

Perwakilan DLH Jatim, Riki, menyampaikan bahwa Ponpes Wali Barokah merupakan salah satu pesantren yang masuk dalam nominasi penerima penghargaan Eco Pesantren tahun ini. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, meliputi aspek pendidikan, pengelolaan lingkungan, serta inovasi energi hijau.

“Kami datang untuk melakukan penilaian sekaligus memberikan dukungan teknis. DLH akan memberikan apresiasi berupa bantuan sarana seperti roda tiga dan Trop Box untuk optimalisasi pengolahan sampah. Kami juga menyiapkan workshop pengelolaan limbah dan penghematan air bagi pengurus dan santri,” ujar Riki.

Ia menjelaskan, penilaian dilakukan secara komprehensif, mulai dari integrasi kurikulum pendidikan lingkungan, pelaksanaan program OPOP (One Pesantren One Product), hingga monitoring implementasi langsung di lapangan dan daring melalui Zoom.

“Kami ingin memastikan konsep Eco Pesantren benar-benar diterapkan secara berkelanjutan, bukan hanya seremonial,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Ponpes Wali Barokah, H. Sunarto, menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan hidup merupakan bagian integral dari ajaran agama Islam.

“Kami selalu menanamkan kepada santri bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Karena itu, pengelolaan sampah dan lingkungan menjadi prioritas agar ibadah berjalan dengan khusyuk dan lingkungan tetap sehat,” ujarnya.

Dengan sistem boarding yang menampung ribuan santri, Ponpes Wali Barokah menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah. Untuk itu, pihaknya menargetkan menjadi Zero Waste Pesantren melalui pelatihan, daur ulang, dan keterlibatan langsung para santri.

“Santri kami ajarkan memilah, mengolah, hingga mendaur ulang sampah. Jadi bukan hanya teori, tapi juga praktik nyata,” tegas H. Sunarto.

Selain pengelolaan sampah, Ponpes Wali Barokah juga memaparkan berbagai inovasi mandiri di bidang energi hijau. Pesantren ini telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mandiri serta menggunakan kendaraan listrik untuk operasional di lingkungan pesantren.

“PLTS mandiri ini menjadi bukti komitmen kami terhadap energi baru terbarukan. Kami juga memperhatikan aspek sanitasi agar lingkungan tetap sehat dan nyaman bagi ribuan santri,” tambahnya.

Meski demikian, H. Sunarto berharap dukungan pemerintah tidak berhenti pada pemberian penghargaan semata.

“Kami berharap ada edukasi, pendampingan, dan komunikasi berkelanjutan dari DLH maupun dinas terkait agar program ini terus berjalan efektif,” pintanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua LDII Kota Kediri, Agung Riyanto, yang menegaskan bahwa Ketahanan Pangan dan Lingkungan Hidup merupakan salah satu dari delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa.

“Kunjungan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan Islam dalam mewujudkan pesantren sehat, mandiri, dan berwawasan lingkungan,” pungkasnya.

Tags: DLH JatimNominasi Eco PesantrenPonpes Wali Barokah Kediri

Related Posts

Peristiwa

Beasiswa Berdaya Tahap 2 Dibuka, Pemkab Kediri Siapkan Rp30 Miliar untuk Cegah Anak Putus Sekolah

25/06/2026
Peristiwa

Kebijakan 5 Hari Sekolah di Kabupaten Kediri Belum Diputuskan, Mas Dhito: Masih Serap Aspirasi Masyarakat

25/06/2026
Peristiwa

PN Kediri Tolak Gugatan RS Aura Shifa, Pembelian 24 Persen Saham Rp12 Miliar Masih Dianggap Mengikat

24/06/2026
Peristiwa

Muktamar ke-35 NU Digelar 1–5 Agustus 2026, Lima Daerah Bersaing Jadi Tuan Rumah

24/06/2026
Peristiwa

Tutup Munas dan Konbes NU 2026, Presiden Prabowo Pukul Kenteng Bekas Bom Sebanyak Sembilan Kali

23/06/2026
Peristiwa

Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Mas Dhito Dorong Inovasi Genjot PAD

23/06/2026
Next Post

Gagal Dapat Izin Keamanan, Persik Kediri Pindah Kandang ke Stadion Gelora Joko Samudro Gresik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Panen Raya Jagung Warnai TMMD ke-127 di Desa Gadungan Kediri

07/03/2026

Libur Sekolah Picu Lonjakan Penumpang, Daop 7 Madiun Layani 83 Ribu Pelanggan di Hari Kelima Angkutan Lebaran

16/03/2026

Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Turun per 1 Mei 2025, Ini Daftarnya

01/05/2025

Ketua PN Kota Kediri Berikan Pelatihan Advokasi di FH Uniska

20/07/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO