Sabtu, Agustus 8, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Sidang Lanjutan Kasus Pengadangan Mobil Kajari Kediri, Kuasa Hukum Terdakwa Soroti Proses Hukum

redaksi by redaksi
12/03/2025
in Peristiwa
0

Kediri – Pengadilan Negeri (PN) Kota Kediri kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan pengadangan mobil Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Kediri dengan agenda pemeriksaan saksi meringankan, Selasa (11/3/2025).

Baca Juga :

Dinus Expo 2026 Digelar di Kediri, Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemkot di Era Digital

77 Calon Paskibraka Kab Kediri Mulai Digembleng, Ada Perubahan Formasi di Stadion Canda Bhirawa

Sidang yang berlangsung di ruang Cakra PN Kota Kediri ini menghadirkan dua saksi meringankan, yaitu Rifai selaku Ketua LSM Gerak dan Andre, mantan anggota LSM Gerak. Dalam kesaksiannya, Rifai menyampaikan bahwa dirinya telah berupaya menemui Kajari di Kodim untuk menyampaikan permintaan maaf atas tindakan kedua terdakwa.

“Kami sudah meminta maaf agar perkara ini tidak berlanjut, tetapi hingga saat ini belum ada hasil sesuai harapan,” ujar Rifai dalam persidangan.

Usai persidangan, kuasa hukum terdakwa, Didi Sungkono, menyampaikan pandangannya mengenai kasus ini. Menurutnya, seorang pemimpin seharusnya memiliki sikap welas asih dan mampu mengayomi masyarakat.

“Jika hanya membawa ponsel dan bertanya, apakah itu bisa dianggap ancaman? Sementara yang lain membawa senjata? Mari kita pikirkan secara logis,” ucap Didi kepada wartawan.

Ia juga menegaskan bahwa tindakan kliennya tidak masuk dalam kategori kekerasan sebagaimana diatur dalam Pasal 368 KUHP.

“Tidak ada senjata tajam atau tindakan kekerasan. Hanya membawa HP dan merekam. Ini seharusnya tidak dianggap sebagai ancaman dengan kekerasan,” tambahnya.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Sigit Artantojati, S.H., M.H., menyatakan bahwa sidang akan kembali digelar pada Kamis mendatang dengan agenda pemeriksaan saksi meringankan lainnya.

Di tempat terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, Pradhana Probo Setyarjo, S.E., S.H., M.H., menegaskan bahwa perkara ini telah memasuki proses hukum yang berlaku. Ia juga menjelaskan alasan tidak diterapkannya Restorative Justice (RJ) dalam kasus ini.

“Penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif memiliki syarat utama, yakni pelaku belum pernah dijatuhi hukuman pidana. Dari sistem informasi yang ada, salah satu terdakwa memiliki catatan pidana sebelumnya,” jelasnya.

Kajari juga mengungkapkan bahwa pihak keluarga terdakwa telah menemuinya secara langsung, dan ia secara pribadi telah memberikan maaf.

“Namun, karena perkara ini sudah dalam proses hukum, maka kami tetap menjunjung tinggi aturan yang berlaku,” katanya.

Menanggapi adanya anggapan tertentu terhadap dirinya, Kajari menegaskan bahwa itu merupakan persepsi pribadi seseorang dan tidak menjadi persoalan baginya.

“Pada prinsipnya, saya sudah memaafkan, tetapi proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, “tandasnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, Uwais Deffa I Qorni, bahwa sebelum suatu perkara dihentikan melalui mekanisme restorative justice, jaksa wajib memastikan bahwa tersangka tidak memiliki riwayat tindak pidana sebelumnya. Hal ini, seperti yang dialami oleh Suyono dalam kasus pencurian cat tembok, dilakukan dengan memverifikasi data dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), Case Management System (CMS), dan register perkara.

“Kami memastikan bahwa sebelum dilakukan penghentian penuntutan berdasarkan restorative justice, tersangka harus benar-benar memenuhi syarat, termasuk tidak pernah melakukan tindak pidana sebelumnya,” ujar Kasi Pidum Uwais Deffa I Qorni dalam keterangannya.

Penerapan restorative justice bertujuan untuk memberikan keadilan yang lebih humanis, terutama bagi perkara dengan dampak sosial yang lebih kecil. Namun, jaksa menegaskan bahwa mekanisme ini tidak dapat diberikan kepada residivis atau pelaku kejahatan berulang.

Dengan langkah ini, Kejaksaan berharap dapat menjaga keseimbangan antara kepentingan hukum dan keadilan bagi masyarakat.

Tags: Pengdangan KajariSidang LanjutanSidang Pengadangan

Related Posts

Peristiwa

Dinus Expo 2026 Digelar di Kediri, Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemkot di Era Digital

08/08/2026
Peristiwa

77 Calon Paskibraka Kab Kediri Mulai Digembleng, Ada Perubahan Formasi di Stadion Canda Bhirawa

08/08/2026
Peristiwa

Diduga Berawal dari Mobil di Bagasi, Kebakaran di Kediri Hanguskan Rumah dan Enam Kendaraan

08/08/2026
Peristiwa

Wayang Kulit dan Anugerah Prestasi Meriahkan Perayaan Dies Natalis ke-49 UNP Kediri

05/08/2026
Peristiwa

Dukung Peningkatan Produksi, Mas Dhito Salurkan 216 Bantuan Pertanian

05/08/2026
Peristiwa

Api Sambar Bensin Saat Nyalakan Kompor, Rumah Warga Kesamben Ludes Terbakar

05/08/2026
Next Post

Bupati Blitar Luncurkan Sistem Integrasi SPD E-Blud dan Terima Bantuan Ambulans VVIP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Diduga Gunakan Dokumen Nikah Berbeda untuk Urusan Waris, Pelapor Desak Polres Kediri Segera Tetapkan Tersangka

22/05/2026

Satlantas Polres Kediri Kota Sosialisasikan Operasi Patuh Semeru 2025, Tujuh Pelanggaran Jadi Sasaran Utama

22/07/2025

Pemkab Kediri Dampingi Petani Nanas Jaga Kontinuitas Ekspor ke Uni Emirat Arab

14/02/2025

Tanamkan Akhlak Mulia, SMPN 1 Badas Kediri Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 2025

11/09/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO