Kediri, Kabarutama – Pemerintah Kabupaten Kediri melanjutkan pembangunan museum daerah. Memasuki tahap ketiga, pembangunan difokuskan untuk menghadirkan wajah baru museum, termasuk pembangunan amfiteater sebagai ruang pertunjukan seni yang mengusung karakteristik khas Kediri.
Museum yang berada di Desa Menang tersebut menjadi salah satu perhatian Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Selain amfiteater, pekerjaan tahap ini mencakup pembangunan fasad berbentuk piramida serta aksen besi cutting yang mengelilingi bagian depan museum.
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, mengatakan perencanaan pembangunan museum tahap ketiga melibatkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri.
“Dengan demikian, harapannya pembangunan museum ini bisa mewakili kebudayaan khas Kabupaten Kediri,” katanya, Jumat (11/9/2026).
Irwan menerangkan, amfiteater tersebut memiliki kapasitas sekitar 1.000 penonton. Pada bagian panggung pertunjukan, akan dibangun gapura bentar khas Kediri yang ditargetkan rampung pada November mendatang.
Sementara itu, latar belakang panggung amfiteater akan dilengkapi tembok memanjang yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai media promosi maupun relief untuk memperkuat identitas Kabupaten Kediri.
“Di samping itu, latar belakang ini sekaligus sebagai sirkulasi bagi para pementas menuju maupun keluar panggung,” jelasnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, menambahkan bahwa amfiteater tersebut memang dirancang untuk memberikan ruang bagi para pelaku seni dan budaya di Bumi Panjalu.
Menurutnya, amfiteater diharapkan dapat menjadi ruang pertunjukan yang dimanfaatkan secara konsisten sekaligus menjadi salah satu destinasi wisata budaya di Kabupaten Kediri. Saat ini, Disparbud tengah menyusun skema penjadwalan agar pertunjukan dapat digelar secara berkelanjutan.
“Hadirnya amfiteater ini bisa menjadi salah satu daya tarik bagi area museum ini,” ucapnya.
Mustika menyebutkan, pembangunan kawasan museum menjadi salah satu fokus Mas Dhito dalam meningkatkan Objek Pemajuan Kebudayaan. Nantinya, museum, amfiteater, Kantor Disparbud, serta Kantor Dewan Kesenian Kabupaten Kediri berada dalam satu kawasan sebagai bagian dari layanan budaya yang terintegrasi.
“Mas Bupati (Mas Dhito) berharap agar kompleks museum ini bisa jadi one stop cultural service,” pungkasnya.














