Kediri, Kabarutama – Pemerintah Kabupaten Kediri kembali melanjutkan pembangunan akses jalan menuju kawasan kawah Gunung Kelud. Tahun ini, jalan utama menuju kawasan wisata tersebut ditambah sepanjang 243 meter dengan lebar 6 meter.
Pembangunan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri itu merupakan kelanjutan pekerjaan yang telah dilakukan pada 2025. Proyek tersebut menggunakan konstruksi cor beton atau rigid pavement yang dinilai lebih kuat dan tahan terhadap kerusakan.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama mengatakan, pekerjaan pembangunan jalan telah dimulai.
“Pekerjaan telah kita mulai, penambahan jalan utama selebar 6 meter dengan panjang 243 meter,” kata Irwan, Kamis (10/9/2026).
Menurut Irwan, pembangunan akses menuju kawah Gunung Kelud dilakukan secara bertahap. Pada tahap pekerjaan kali ini, jalan sepanjang 243 meter dibangun hingga titik akhir di depan area parkir ojek motor.
Pembangunan akses tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas pariwisata di kawasan Gunung Kelud. Selain itu, keberadaan jalan yang lebih memadai juga akan memudahkan mobilitas petugas dalam melakukan pemantauan aktivitas gunung api.
Di tengah pembangunan akses menuju kawasan kawah, BPBD Kabupaten Kediri juga memastikan kondisi aktivitas Gunung Kelud masih dalam status normal. Kepastian itu disampaikan setelah BPBD melakukan kunjungan ke Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kelud untuk mendapatkan informasi terkait perkembangan aktivitas gunung.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri Ariyanto mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan pada Rabu (9/9/2026), tingkat aktivitas Gunung Kelud masih berada pada Level I atau Normal.
“Berdasarkan hasil pemantauan hari Rabu, 9 September 2026, status Gunung Kelud masih berada di tingkat aktivitas Level 1 (normal),” terang Ariyanto.
Meski berstatus normal, masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke kawasan Gunung Kelud tetap diminta mengutamakan keselamatan. Pengunjung diimbau mematuhi ketentuan keamanan dan tidak mendekati kawah dalam radius 1 kilometer.
Dengan pembangunan akses yang dilakukan secara bertahap serta imbauan keselamatan tersebut, kawasan Gunung Kelud diharapkan tetap dapat mendukung aktivitas pariwisata tanpa mengabaikan aspek keamanan bagi pengunjung dan petugas.q
















