Senin, September 7, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home KESEHATAN

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berdampak ke Jabodetabek, dr Tirta Beri Tips untuk Warga

redaksi by redaksi
07/09/2026
in KESEHATAN
0

JAKARTA – Dokter sekaligus figur publik dr Tirta memberikan sejumlah imbauan kepada masyarakat yang tinggal di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan sekitarnya yang terdampak abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.

Dr Tirta membagikan pengalamannya saat menghadapi abu vulkanik Gunung Kelud dan Gunung Merapi. Ia mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati, terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan.

Baca Juga :

Pemanfaatan Cek Kesehatan Gratis di Kota Blitar Baru 35 Persen, Dinkes Perkuat Edukasi ke Masyarakat

Fenomena Bediding Kembali Terjadi, BMKG Juanda Ingatkan Jaga Kesehatan dan Lingkungan

“Buat kawan-kawan yang tinggal di Jabodetabek, Jawa Barat sekitarnya, yang terdampak abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau, ini saran dari saya. Kebetulan dulu saya pernah [menghadapi] abu Gunung Kelud ya, abu Gunung Merapi,” kata dr Tirta.

Menurutnya, masyarakat yang melakukan aktivitas outdoor tetap perlu menggunakan masker, meskipun abu vulkanik yang turun terlihat tipis.

“Nah, yang pertama adalah kalian kalau ke mana-mana aktivitas outdoor, walaupun abunya tipis, itu harus memakai masker,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, abu vulkanik yang terlalu sering terhirup dapat mengganggu saluran pernapasan. Kondisi tersebut, menurutnya, dapat memicu reaksi alergi hingga gangguan pada saluran pernapasan.

“Kenapa? Karena abunya itu kalau terhirup terlalu sering ke dalam saluran pernapasan, itu bisa menyebabkan reaksi alergi dan bisa menyebabkan gangguan saluran pernapasan pada atas, bahkan pada kondisi parah bisa menyebabkan bronkitis,” jelasnya.

Selain penggunaan masker, dr Tirta juga memberikan tips bagi masyarakat yang ingin membersihkan abu vulkanik di rumah maupun halaman.

Ia mengimbau warga tidak langsung menyapu abu dalam kondisi kering karena dapat membuat partikel abu kembali beterbangan.

“Yang ke-2 adalah kalau kalian mau bersih-bersih abu yang ada di rumah, di halaman, jangan disapu beneran. Itu tambah terbang, tambah sesak napas dan batuk-batuk. Disiram pakai air ya, disiram pakai air,” ujarnya.

Untuk abu yang menempel di wajah, dr Tirta menyarankan agar masyarakat segera membersihkannya menggunakan pembersih wajah yang sesuai. Ia juga mengingatkan agar tidak langsung menggosok wajah karena dapat menyebabkan iritasi atau goresan pada kulit.

“Terus yang ke-3, kalau kena muka, itu segera gunakan facial wash yang proper. Jangan langsung kegesek, karena bisa baret-baret, serius coy,” katanya.

Dr Tirta juga meminta masyarakat memaklumi apabila mencium bau yang berbeda selama kondisi terdapat abu vulkanik.

“Dan ke-4, maklumi kalau baunya tuh agak aneh. Ya namanya juga abu vulkanik,” tuturnya.

Sementara itu, bagi masyarakat yang memiliki kebiasaan berolahraga di luar ruangan, dr Tirta menyarankan untuk sementara beralih ke aktivitas olahraga di dalam ruangan.

“Terus buat teman-teman yang hobi berolahraga outdoor, diganti dulu di indoor ya. Daripada Anda berisiko terhirup abu vulkanis semakin banyak, kecuali Anda olahraga outdoor-nya mau pakai masker,” katanya.

Ia pun menutup imbauannya dengan mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan keselamatan selama terdampak abu vulkanik.

“Itu aja kalau dari saya. Salam sehat dan tetap stay safe,” pungkas dr Tirta.

Tags: AbuVulkanikBeritaHariIniBeritaNasionalBeritaOnlineDrTirtaErupsiGunungApiGunungAnakKrakatauInfoBencanaInfoTerkiniJabodetabekJawaBaratkesehatanMaskerSaluranPernapasanTipsKesehatan

Related Posts

KESEHATAN

Pemanfaatan Cek Kesehatan Gratis di Kota Blitar Baru 35 Persen, Dinkes Perkuat Edukasi ke Masyarakat

19/08/2026
KESEHATAN

Fenomena Bediding Kembali Terjadi, BMKG Juanda Ingatkan Jaga Kesehatan dan Lingkungan

26/07/2026
KESEHATAN

Nurhadi Soroti Kemandirian Vaksin Nasional, Pertanyakan Usulan Pasien TBC Masuk Program MBG

23/06/2026
KESEHATAN

Kemenkes Turunkan 527 Relawan Kesehatan ke Aceh

20/01/2026
KESEHATAN

Super Flu Mudah Menular, Jangan Panik Ini yang Perlu Kamu Lakukan

20/01/2026
KESEHATAN

ISNU Blitar Raya Gelar Doa Bersama dan Khitan Massal Peringati Harlah

28/12/2025
Next Post

Makam Bung Karno Buka 24 Jam Bikin Kaget Pedagang, Wali Kota Blitar Siapkan Solusi

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Kekeringan Mulai Mengintai, BPBD Kota Blitar Ajukan Tambahan 10 Tandon Air

13/08/2026

Mendapat Dukungan Dari Ulama, Rahmad Santoso Mantan Wabub Akan Maju Pilkada Blitar

29/06/2024

TMMD ke-127 Resmi Dibuka di Desa Gadungan, Bangun Jalan hingga Rumah Warga

10/02/2026

Ketua PSSI Kota Blitar Yudi Meira Maju Mendaftar Calon Walikota di DPC PDIP

06/05/2024
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO