Blitar – Pemerintah Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada puluhan kelompok tani sebagai upaya mendukung produktivitas sektor pertanian di daerah. Penyerahan bantuan tersebut mulai dilaksanakan di Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun, pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Bantuan yang disalurkan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar itu diberikan kepada 51 kelompok tani yang tersebar di berbagai wilayah. Program ini menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah untuk membantu petani menghadapi tantangan produksi pertanian sekaligus mengantisipasi dampak musim kemarau yang berpotensi mengganggu aktivitas budidaya.
Bupati Blitar Rijanto hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu ia menyampaikan bahwa sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Kabupaten Blitar. Karena itu pemerintah daerah terus berupaya memberikan dukungan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan petani.
“Bantuan alat dan mesin pertanian ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada para petani. Harapannya dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani,” ujar Rijanto.
Berbagai jenis alsintan diserahkan kepada kelompok tani penerima manfaat. Peralatan tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat pekerjaan di lapangan serta mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual yang saat ini semakin terbatas di sektor pertanian.
Kepala DKPP Kabupaten Blitar menjelaskan bahwa bantuan alsintan tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan hasil produksi pertanian. Keberadaan alat tersebut juga diharapkan mampu menekan biaya operasional petani serta membuat proses budidaya menjadi lebih efisien.
Selain mendukung peningkatan produktivitas, bantuan ini juga menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan. Dengan penggunaan teknologi pertanian yang lebih modern, petani diharapkan dapat menjaga stabilitas produksi meski menghadapi berbagai tantangan, termasuk perubahan cuaca dan potensi kekeringan.
Para petani yang menerima bantuan menyambut positif program tersebut. Mereka menilai keberadaan alat dan mesin pertanian sangat membantu dalam menunjang aktivitas di lahan, terutama untuk mempercepat proses pengolahan tanah maupun kegiatan produksi lainnya.
Rijanto juga berpesan agar kelompok tani penerima dapat merawat dan memanfaatkan bantuan yang diberikan secara optimal. Menurutnya, alat yang diterima bukan hanya untuk kepentingan individu, tetapi juga dapat dimanfaatkan bersama oleh anggota kelompok sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
“Gunakan dan rawat bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Semoga dapat memberikan manfaat yang besar bagi kelompok tani dan masyarakat sekitar,” kata Rijanto.
Kegiatan penyerahan bantuan alsintan tersebut turut dihadiri jajaran perangkat daerah, penyuluh pertanian, serta perwakilan kelompok tani penerima bantuan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Blitar. Bantuan yang disalurkan diharapkan mampu mendukung peningkatan kinerja sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu andalan perekonomian daerah.
















