Senin, Juli 6, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Usaha Hiburan dan Rekreasi di Kabupaten Kediri Segera Diatur Perda Khusus

redaksi by redaksi
06/07/2026
in Peristiwa
0

Kediri, kabarutama – DPRD Kabupaten Kediri mulai menyusun regulasi khusus mengenai penataan dan penyelenggaraan usaha hiburan dan rekreasi. Aturan tersebut dipersiapkan melalui penyusunan naskah akademik sebagai dasar pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD.

Baca Juga :

Diduga Berawal dari Tungku Kayu, Kebakaran Hanguskan Rumah di Gampengrejo

Pengasuh Ponpes Roudlatul Ibaad: Muktamar NU 2026 Ideal Digelar di Lirboyo

Penyusunan naskah akademik diawali dengan Forum Group Discussion (FGD) yang digelar di Ruang Rapat Sapta Pesona, Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini melibatkan organisasi perangkat daerah, pelaku usaha, akademisi, tokoh agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Satpol PP, kepala desa, hingga perwakilan masyarakat.

Inisiatif penyusunan Raperda berasal dari Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Kediri. Regulasi baru dinilai mendesak karena hingga saat ini Kabupaten Kediri belum memiliki peraturan daerah yang secara khusus mengatur penyelenggaraan usaha hiburan dan rekreasi secara komprehensif.

Selama ini, pengaturan sektor tersebut masih mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Kediri Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Kediri (RIPPARKAB) Tahun 2019–2034. Namun, aturan tersebut belum mengatur secara rinci mengenai jenis usaha, sistem perizinan, zonasi, jam operasional, hingga mekanisme pengawasan.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Kediri, Reva Septia Astriana, mengatakan penyusunan Raperda dilatarbelakangi pesatnya perkembangan usaha hiburan yang kini telah menjangkau wilayah pedesaan.

Menurutnya, sejumlah peristiwa yang terjadi di tempat hiburan juga menjadi perhatian DPRD sehingga diperlukan aturan yang lebih jelas agar kegiatan usaha tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek ketertiban dan perlindungan masyarakat.

“Sekarang banyak usaha hiburan yang izinnya hanya izin usaha biasa, padahal seharusnya memiliki izin usaha hiburan. Jika nantinya tertata dengan baik, tentu juga akan berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah,” ujarnya.

Reva menambahkan, penyusunan naskah akademik ditargetkan selesai pada Agustus 2026 agar pembahasan Raperda dapat segera dilanjutkan sesuai tahapan legislasi. Selain mengatur pelaku usaha, regulasi tersebut juga diharapkan memberikan perlindungan kepada para pekerja, termasuk perempuan yang banyak bekerja di sektor hiburan dan rekreasi.

Sementara itu, anggota Tim Penyusun Naskah Akademik dari Universitas Kadiri, Aufa Fajrul Hikmah, menjelaskan kebutuhan pembentukan perda muncul karena regulasi yang ada belum mampu mengakomodasi perkembangan usaha hiburan dan rekreasi yang semakin dinamis.

Ia menyebut Kabupaten Kediri selama ini hanya memiliki pengaturan melalui peraturan bupati yang belum mampu menjangkau seluruh bentuk usaha hiburan maupun sistem perizinan terbaru yang telah terintegrasi secara nasional melalui Online Single Submission (OSS).

“Perizinan sekarang sudah menggunakan sistem OSS dan ada sejumlah regulasi baru dari pemerintah pusat. Karena itu diperlukan perda agar seluruh mekanisme perizinan, hak, kewajiban, larangan hingga pengawasan memiliki kepastian hukum,” jelasnya.

Menurut Aufa, naskah akademik juga akan mengakomodasi perkembangan jenis usaha hiburan baru yang sebelumnya belum diatur, seperti olahraga padel, wisata petualangan, rafting, maupun bentuk rekreasi lainnya yang berpotensi berkembang di Kabupaten Kediri.

Setelah FGD pertama, tim penyusun akan menghimpun seluruh masukan peserta untuk kemudian dilakukan revisi, pembahasan lanjutan, serta FGD berikutnya sebelum naskah akademik diserahkan kepada DPRD sebagai dasar pembahasan Raperda.

Ia berharap keberadaan perda nantinya dapat memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan rasa aman bagi investor untuk menanamkan modal di sektor hiburan dan rekreasi karena seluruh ketentuan mengenai perizinan, jam operasional, hak, kewajiban, hingga larangan memiliki dasar hukum yang jelas.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, menyambut baik inisiatif DPRD tersebut. Menurutnya, perda baru akan menjadi instrumen penting dalam menata perkembangan usaha hiburan dan rekreasi yang saat ini tumbuh cukup pesat.

“Pemerintah daerah menginginkan iklim investasi yang sehat, namun tetap seimbang dengan ketenteraman masyarakat serta pelestarian nilai budaya yang menjadi identitas Kabupaten Kediri,” ujarnya.

Mustika menambahkan, keberadaan Bandara Dhoho diperkirakan akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kediri. Karena itu, sektor usaha hiburan dan rekreasi perlu ditata sejak dini agar mampu menjadi penunjang destinasi wisata sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kediri, Totok Minto Leksono, menegaskan penyusunan Raperda dilakukan untuk mengisi kekosongan hukum dalam pengaturan usaha hiburan dan rekreasi.

Menurutnya, pembentukan perda harus diawali dengan penyusunan naskah akademik yang berbasis kajian ilmiah sekaligus aspirasi masyarakat. Karena itu, FGD digelar untuk menghimpun masukan dari berbagai unsur, mulai dari pelaku usaha, akademisi, tokoh agama, organisasi masyarakat, perangkat daerah, hingga warga.

“Nanti seluruh masukan akan menjadi bagian dari naskah akademik. Setelah itu baru dibahas materi yang lebih teknis, seperti zonasi, perizinan, jam operasional hingga ketentuan lainnya,” katanya.

Totok menegaskan seluruh ketentuan teknis, termasuk kemungkinan pengaturan lokasi usaha hiburan agar tidak berdekatan dengan permukiman maupun fasilitas tertentu, masih akan dikaji berdasarkan hasil pembahasan naskah akademik dan aspirasi masyarakat.

DPRD berharap regulasi yang dihasilkan mampu menjaga ketertiban umum, memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Kediri.

Tags: kabupaten kediriPerda KhususRekreasiUsaha Hiburan

Related Posts

Peristiwa

Diduga Berawal dari Tungku Kayu, Kebakaran Hanguskan Rumah di Gampengrejo

06/07/2026
Peristiwa

Pengasuh Ponpes Roudlatul Ibaad: Muktamar NU 2026 Ideal Digelar di Lirboyo

03/07/2026
Peristiwa

Imigrasi Gandeng ITB Kembangkan “Pagar Digital”, Drone Disiapkan Awasi Perbatasan RI

01/07/2026
Peristiwa

Bupati Kediri Terima Penghargaan dari Polres saat HUT Bhayangkara ke-80, Apresiasi Sinergi Jaga Kondusivitas

01/07/2026
Peristiwa

Pemkab Kediri Kembali Raih WTP ke-10, DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

01/07/2026
Peristiwa

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Kota Bedah Rumah Tak Layak Huni

30/06/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Polresta Malang Kota Amankan Lima Terduga Pelaku Pengeroyokan di Klojen

06/05/2025

Gagalkan Pencurian Baut Rel, Dua Warga Blitar Diganjar Penghargaan KAI Daop 7 Madiun

26/01/2026

Tokoh Ulama Dorong, Kalangan Nahdliyyin Maju Pilkada 2024

27/07/2024

Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Berjalan dari Hulu ke Hilir

02/06/2026
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO