Kediri, kabarutama – Wacana penetapan lokasi Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) 2026 masih dalam tahap pembahasan. Hingga saat ini, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) belum menetapkan lokasi penyelenggaraan muktamar.
Sebelumnya, dalam Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) NU di Pondok Pesantren Al Falah Mojo, Kabupaten Kediri, muncul usulan sejumlah daerah yang dinilai berpeluang menjadi tuan rumah Muktamar NU 2026. Beberapa di antaranya yakni Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Jakarta.
Menanggapi wacana tersebut, KH Basori Alwi (Gus Bas), Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Ibaad, Dusun Kaliawen, Desa Ngino Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri, menyatakan dukungannya agar Muktamar NU 2026 diselenggarakan di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri.
“Kalau memang sudah ada wacana dari PBNU, kami sangat mendukung apabila Muktamar NU dilaksanakan di Jawa Timur, khususnya di Pondok Pesantren Lirboyo,” kata KH Basori Alwi, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, Lirboyo memiliki ikatan historis yang kuat dengan NU serta menjadi salah satu pesantren besar yang selama ini berkontribusi terhadap perjalanan organisasi.
Ia juga menilai banyak pengurus NU di berbagai tingkatan merupakan alumni Pondok Pesantren Lirboyo. Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi nilai tambah apabila muktamar digelar di Kediri karena sekaligus menjadi ajang silaturahmi para alumni dengan pesantren.
Selain itu, Gus Bas sapaannya, menilai Lirboyo memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk menjadi tuan rumah kegiatan berskala nasional seperti Muktamar NU.
“Fasilitasnya sangat mumpuni. Pondoknya besar, akses transportasi juga mendukung, baik jalan maupun fasilitas umum lainnya,” ujarnya.
Terkait kemungkinan kehadiran Presiden, Wakil Presiden, maupun para menteri pada pembukaan muktamar, KH Basori mengusulkan agar seremoni pembukaan dapat digelar di wilayah sekitar Kediri apabila diperlukan.
“Kalau memang ada pertimbangan tertentu, pembukaan bisa dilaksanakan di kabupaten sekitar Kediri seperti Jombang atau Blitar. Namun pelaksanaan muktamarnya tetap di Lirboyo,” ucapnya.
Meski demikian, hingga kini lokasi pelaksanaan Muktamar NU 2026 masih belum diputuskan. Usulan yang berkembang dalam Munas dan Konbes masih akan menjadi bahan pembahasan PBNU sebelum penetapan resmi dilakukan.
















