Kediri – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengimbau pelanggan kereta api yang akan berangkat maupun tiba di Stasiun Kediri untuk datang lebih awal pada Senin (15/6/2026). Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya kegiatan Istighosah dan Doa Bersama dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Kota Kediri.
Kegiatan keagamaan yang berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 20.00 WIB itu diperkirakan akan dihadiri banyak jemaah dan masyarakat. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas serta penyesuaian akses di sekitar kawasan Stasiun Kediri.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan pihaknya mengantisipasi dampak kepadatan lalu lintas agar tidak mengganggu mobilitas pelanggan kereta api.
“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan KA yang memiliki jadwal keberangkatan dari Stasiun Kediri pada hari pelaksanaan untuk mengantisipasi potensi kepadatan arus lalu lintas menuju stasiun,” ujar Tohari dalam keterangannya.
Menurutnya, pengaturan waktu perjalanan menuju stasiun menjadi hal penting agar pelanggan tetap dapat melakukan proses keberangkatan dengan nyaman dan tepat waktu.
“Kami sangat menyarankan para pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun dengan memperhitungkan waktu tempuh perjalanan secara matang. Hal ini penting agar pelanggan memiliki waktu yang cukup untuk melakukan proses boarding dengan nyaman dan menghindari risiko tertinggal kereta api,” katanya.
KAI Daop 7 Madiun juga mengingatkan pelanggan untuk terus memantau informasi perjalanan dan menyesuaikan jadwal keberangkatan dari rumah menuju stasiun. Langkah tersebut diperlukan guna mengantisipasi kemungkinan kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalan menuju kawasan stasiun selama berlangsungnya kegiatan keagamaan.
Dengan datang lebih awal, pelanggan diharapkan dapat menjalani proses keberangkatan secara lancar tanpa terkendala kemacetan maupun perubahan arus lalu lintas di sekitar lokasi acara.















