KEDIRI — Seorang balita berinisial NZ (3), warga Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh orang terdekat.
Saat ditemukan, kondisi korban sangat memprihatinkan. Pada bagian wajah terdapat luka memar dan bengkak. Sementara di tubuh korban ditemukan sejumlah luka lebam, bahkan sebagian di antaranya telah menghitam.
Tak hanya NZ, dua kakaknya yang masih berusia anak-anak juga diduga mengalami kekerasan. Keduanya ditemukan dengan luka lebam di hampir seluruh bagian tubuh.
Warga sekitar mengaku kerap mendengar suara tangisan dari dalam rumah korban. Dugaan penganiayaan pun menguat setelah adanya keterangan dari lingkungan sekitar.
Ketua RW setempat, Baharudin Yusuf Zarkasyi, mengatakan berdasarkan informasi warga, korban bersama kedua kakaknya diduga sering mengalami kekerasan.
“Dari informasi warga, korban dan kedua kakaknya sering mendapatkan penganiayaan. Saat kejadian, yang ada di rumah hanya nenek bersama anak-anak,” ujarnya.
Ia juga menyebut, korban diduga mengalami penganiayaan dari orang-orang terdekat, termasuk nenek, ayah tiri, dan ibu kandungnya. Namun saat peristiwa terjadi, hanya nenek yang berada di dalam rumah bersama korban dan kedua kakaknya.
Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri untuk menjalani proses autopsi guna memastikan penyebab kematian.
Sementara itu, nenek, ayah tiri, dan ibu kandung korban kini masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Kediri Kota. Polisi juga telah memasang garis polisi di rumah korban untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Aparat diharapkan segera mengungkap fakta di balik kematian tragis balita tersebut.















