Kediri – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Kediri memperketat pengawasan terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Kediri menjelang bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi serta mencegah praktik pelanggaran seperti penimbunan barang, permainan harga, maupun distribusi pangan yang tidak sesuai ketentuan.
Kasat Reskrim Polres Kediri, Joshua Peter Krisnawan, mengatakan pihaknya terus meningkatkan pengawasan terhadap peredaran bahan pokok di wilayah hukum Polres Kediri.
Menurutnya, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjadi faktor penting yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, terutama saat permintaan meningkat pada Ramadan dan menjelang Idul Fitri.
“Satgas Pangan Polres Kediri akan menindak tegas setiap pihak yang mencoba mengambil keuntungan dengan cara melanggar aturan, seperti melakukan penimbunan atau menaikkan harga secara tidak wajar,” kata Joshua, Jumat (6/3/2026).
Dalam pelaksanaannya, Satgas Pangan melakukan pemantauan di sejumlah pasar tradisional, pasar modern, hingga distributor bahan pokok. Selain itu, kepolisian juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi potensi pelanggaran di sektor pangan.
Polres Kediri juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan yang merugikan konsumen.
Laporan dapat disampaikan melalui layanan Call Center Polri di nomor 110 yang dapat diakses selama 24 jam.
“Layanan call center Polri 110 ini gratis. Silakan masyarakat apabila menemukan indikasi pelanggaran bisa menghubungi layanan tersebut,” ujarnya.
Selain pengawasan, Satgas Pangan juga melakukan sosialisasi kepada para pedagang dan distributor agar menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Joshua juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena stok bahan pokok di wilayah Kediri dipastikan masih mencukupi.
“Masyarakat tidak perlu panic buying karena stok bahan pokok masih tercukupi. Kami juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait,” katanya.
















