Kediri – Ratusan warga memadati halaman Mapolres Kediri sejak pagi, Selasa (17/3/2026), untuk berburu kebutuhan pokok dalam gelaran Bazar Ramadan Presisi. Antusiasme tinggi terlihat karena harga sembako yang ditawarkan lebih murah dibanding harga pasar.
Kegiatan yang digelar oleh Polres Kediri ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri. Sejak dibuka pukul 09.00 WIB, warga langsung menyerbu berbagai stan yang menyediakan kebutuhan pangan.
Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji mengatakan, bazar tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri bersama Pemerintah Kabupaten Kediri dalam menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.
“Kami bekerja sama dengan Pemkab Kediri, Bulog, serta sejumlah pihak untuk menghadirkan bazar Ramadan ini agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah,” ujarnya.
Dalam bazar tersebut, berbagai komoditas dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), mulai dari beras medium dan premium, minyak goreng, telur ayam, gula pasir hingga aneka kue kering khas Lebaran.
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Bulog menyiapkan stok beras hingga 4 ton. Selain itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kediri menyediakan minyak goreng dengan harga khusus Rp15 ribu per liter, dengan total pasokan sekitar 720 liter.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih menyebutkan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di pasaran.
“Ini bagian dari sinergi kami. Harga yang kami tawarkan di bawah HET, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” katanya.
Ia menambahkan, secara umum harga bahan pokok di wilayah Kediri masih relatif stabil menjelang Lebaran. Meski sempat terjadi kenaikan pada komoditas cabai dan ayam, harga kini mulai berangsur turun.
Sementara itu, Kapolres Kediri mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying agar ketersediaan bahan pokok tetap terjaga.
“Masyarakat kami harapkan tetap tenang dan berbelanja sesuai kebutuhan,” tegasnya.
Bazar Ramadan Presisi ini hanya digelar selama satu hari. Warga yang datang sejak pagi berupaya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.















