Kediri – Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menggelar sosialisasi program makan bergizi gratis di Gedung Serbaguna Balai Desa Sumberagung, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Senin (9/3/2026) sore. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 400 warga Desa Wates serta perwakilan tokoh masyarakat dari sejumlah kecamatan.
Sosialisasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya pemenuhan gizi ini berlangsung interaktif. Peserta aktif mengajukan pertanyaan mengenai pola makan sehat dan pentingnya gizi seimbang bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Untuk mencairkan suasana, Nurhadi juga mengajak peserta berjoget bersama. Aksi tersebut disambut meriah oleh ratusan warga yang hadir sehingga kegiatan berlangsung lebih santai dan penuh keakraban.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Khusnul Arif, anggota DPRD Kabupaten Kediri Luthfi Mahmudiono, serta Kepala Desa Sumberagung beserta perangkat desa.
Dalam kesempatan itu, Nurhadi menjelaskan bahwa program makan bergizi gratis tidak hanya bertujuan meningkatkan asupan gizi anak-anak, tetapi juga mendorong pemerataan ekonomi di masyarakat.
Menurutnya, penyedia bahan makanan diupayakan berasal dari lingkungan sekitar agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat lokal, mulai dari pemasok beras, sayur, buah, hingga lauk-pauk.
“Saya sidak ke beberapa sekolah dan melihat anak-anak sangat senang. Bahkan ada siswi SMP yang sampai meneteskan air mata karena baru pertama kali merasakan buah anggur. Ini menunjukkan pentingnya pemerataan asupan gizi bagi anak-anak,” ujarnya.
Selain meningkatkan gizi, program tersebut juga dinilai mampu membuka peluang penyerapan tenaga kerja di daerah. Ke depan, pihaknya juga menunggu regulasi terkait peran KDMP dalam mengoordinasikan pemasok bahan pangan ke dapur-dapur SPPG yang ada di wilayah masing-masing.
Pada kegiatan tersebut, masyarakat juga diberikan ruang untuk menyampaikan kritik, saran, maupun keluhan terkait pelaksanaan program makan bergizi gratis, termasuk jika ditemukan makanan yang tidak layak konsumsi atau tidak sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan.
Melalui sosialisasi ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya makanan bergizi serta mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak.















