Kediri – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menginstruksikan seluruh jajaran pengurus dan kader untuk segera turun langsung ke masyarakat hingga tingkat paling bawah. Instruksi tersebut disampaikan dalam rapat konsolidasi perdana kepengurusan baru yang digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Selasa (6/1/2026).
Rapat tersebut digelar tidak lama setelah rampungnya agenda Konferda dan Konfercab, serta menjadi forum konsolidasi awal usai Mas Dhito dikukuhkan sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri periode 2025–2030 pada 21 Desember 2025 lalu.
Konsolidasi internal itu diikuti oleh jajaran ketua, sekretaris, bendahara, serta seluruh pengurus baru DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri yang berjumlah 21 orang. Rapat berlangsung secara tertutup dengan agenda penguatan organisasi dan kesiapan pelaksanaan program kerja partai.
Dalam arahannya, Mas Dhito menekankan pentingnya kehadiran partai di tengah masyarakat, khususnya di kalangan pemuda. Ia menilai generasi muda memiliki peran strategis dalam keberlanjutan dan kemajuan partai ke depan.
“Semua struktur DPC sampai ranting harus mau turun ke akar rumput, mendengar, dan merangkul masyarakat, khususnya para pemuda,” ujarnya.
Menurut Mas Dhito, PDI Perjuangan perlu membuka ruang dialog serta menampung aspirasi dan gagasan dari generasi muda. Ia juga mengingatkan agar pendekatan kepada pemuda tidak hanya dilakukan pada momentum politik tertentu.
“Energi pemuda sangat besar. Aspirasi dan gagasan mereka harus didengar. Tugas partai adalah menjadi rumah yang nyaman bagi mereka,” katanya.
Ia menambahkan, kepengurusan baru DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri harus segera mengonsolidasikan kekuatan partai hingga tingkat akar rumput. Hal tersebut dinilai penting agar kader benar-benar hadir, berjalan bersama masyarakat, serta berjuang bersama generasi muda demi masa depan Kabupaten Kediri.
Mas Dhito berharap, melalui konsolidasi awal ini, soliditas internal partai dapat terus diperkuat dan kerja-kerja kolektif bisa berjalan lebih optimal.
“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Ini waktunya memperkuat kekuatan grassroot bersama seluruh struktur dan kader,” pungkasnya.















