Blitar – Langkah PSBI Blitar di ajang Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur harus terhenti di babak 32 besar. Tim kebanggaan Blitar itu dipastikan gagal melaju ke fase selanjutnya setelah menelan dua kekalahan beruntun di Grup GG.
Pada pertandingan pertama, PSBI Blitar kalah tipis 1-2 dari Persinga Ngawi. Hasil negatif kembali didapat pada laga kedua saat menghadapi Akor FC Jombang. Dalam pertandingan yang digelar Rabu (7/1/2025) siang, PSBI harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-2.
Dua kekalahan tersebut membuat PSBI Blitar belum mengoleksi poin dan harus menghuni dasar klasemen Grup GG, sekaligus memastikan mereka tersingkir dari persaingan menuju babak 16 besar.
Wakil Ketua Askab PSSI Blitar, Prianto Akbar, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pecinta sepak bola Blitar atas hasil yang diraih timnya. Ia mengakui materi pemain PSBI saat ini belum mampu mengimbangi kualitas individu yang dimiliki para pesaing di grup tersebut.
“Secara permainan anak-anak sudah berusaha maksimal, namun kami akui kualitas individu lawan masih di atas PSBI,” ujar Prianto.
Dalam laga melawan Akor FC, PSBI Blitar sebenarnya mampu mengimbangi permainan lawan di babak pertama. Sejumlah peluang sempat tercipta, namun belum berhasil dikonversi menjadi gol.
Memasuki babak kedua, konsentrasi pemain PSBI mulai menurun. Situasi itu dimanfaatkan Akor FC melalui serangan balik cepat yang berbuah gol pembuka. Gol kedua yang tercipta melalui titik penalti semakin membuat PSBI kehilangan fokus hingga laga berakhir dengan skor 0-2.
Meski telah dipastikan gagal lolos, PSBI Blitar masih menyisakan satu pertandingan terakhir melawan tuan rumah Persida Sidoarjo. Prianto menegaskan timnya tetap akan tampil maksimal demi menjaga sportivitas dan memberikan yang terbaik hingga laga terakhir.
















