KEDIRI – Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Miftachul Akhyar, memberikan tanggapan tegas terkait perilaku Gus Elham Yahya Elmalik, pimpinan Majelis Taklim Ibadallah di Desa Kaliboto, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, yang menjadi sorotan publik setelah videonya menciumi anak-anak saat pengajian viral di media sosial.
KH. Miftachul Akhyar menilai tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dan bertentangan dengan nilai dakwah.
“Dakwah macam apa seperti itu, kelakuannya itu mencium-cium, merusak itu. Tidak boleh muncul lagi, bila perlu diberi sanksi yang menjerakan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran pihak berwenang untuk mengambil langkah tegas. “Ya yang berwajib (yang bisa menindak). Kalau NU sanksinya administrasi. Pihak berwajib harus menjemput bola,” tambahnya.
Kasus ini kini mendapat perhatian luas, sementara masyarakat menunggu tindak lanjut dari aparat terkait dan pihak organisasi keagamaan.















