Madiun – Minat masyarakat menggunakan layanan Kereta Api (KA) Lokal Bias mengalami peningkatan signifikan selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat, tingkat okupansi KA Lokal Bias bahkan menembus 148 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan.
Data KAI Daop 7 Madiun menunjukkan, selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KA Lokal Bias melayani total 56.735 pelanggan, terdiri atas 29.173 pelanggan naik dan 27.562 pelanggan turun di berbagai stasiun wilayah Daop 7.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan tingginya volume penumpang tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap KA Lokal Bias sebagai moda transportasi publik, khususnya untuk perjalanan jarak menengah dan konektivitas antarmoda.
“KA Lokal Bias semakin diminati karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta tarif terjangkau. Selama masa Nataru, okupansi bahkan melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia,” kata Tohari, Senin (5/1/2026).
KA Lokal Bias melayani relasi Madiun–Bandara Adi Sumarmo (pulang pergi) dan menjadi penghubung strategis antara wilayah Madiun Raya dengan bandara. Layanan ini memudahkan masyarakat melanjutkan perjalanan udara tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.
Menurut Tohari, layanan tersebut juga merupakan bagian dari penguatan integrasi antarmoda kereta api–bandara yang sejalan dengan kebijakan pengembangan transportasi publik berkelanjutan. Integrasi ini diharapkan dapat mendorong peralihan masyarakat ke angkutan massal berbasis rel sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas jalan raya.
Selama masa Nataru, terdapat lima stasiun utama di wilayah Daop 7 Madiun yang melayani naik dan turun penumpang KA Lokal Bias, yakni Stasiun Madiun, Ngawi, Magetan, Walikukun, dan Caruban. Stasiun Madiun mencatat volume tertinggi dengan 16.344 pelanggan naik dan 15.684 pelanggan turun.
Untuk mengantisipasi tingginya mobilitas, KAI Daop 7 Madiun mengoperasikan 90 perjalanan KA Lokal Bias selama periode Nataru, atau rata-rata lima perjalanan per hari, dengan total kapasitas 17.100 tempat duduk.
Khusus untuk keberangkatan dari wilayah Daop 7 Madiun, jumlah pelanggan tercatat mencapai 25.281 orang atau setara 148 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia. Puncak sementara terjadi pada Sabtu (3/1/2026) dengan 1.830 pelanggan naik.
“Kami berkomitmen terus menghadirkan layanan kereta api yang semakin melayani dan mendukung penguatan sistem transportasi publik yang terintegrasi,” tutup Tohari.
















