Kediri – Ketua Komisi VI DPR RI, Dr. Hj. Anggia Erma Rini, MKM, menggelar kegiatan Sosialisasi Peningkatan Inklusi Keuangan di Kampung Inggris, Pare, Kabupaten Kediri. Acara ini diikuti oleh perwakilan sektor perbankan, pelaku UMKM, serta organisasi perempuan dari wilayah Kediri, Blitar, dan Tulungagung.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Martine Ratna, Branch Manager BNI Kantor Cabang Kediri; Nasrudi, Branch Business Manager; serta Arti Wirawati, Sub Branch Manager BNI KCP Pare. Kegiatan ini juga diikuti oleh ratusan peserta dari kalangan UMKM, serta anggota Muslimat dan Fatayat NU dari tiga daerah.
Dalam sambutannya, Anggia menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan di era digital. “Pentingnya memahami digital perbankan, khususnya Wondr BNI,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap maraknya kejahatan digital.
“Mitigasi modus penipuan digital,” imbuhnya.
Anggia turut mendorong masyarakat untuk terus meningkatkan pemahaman terkait inklusi keuangan. “Mendorong partisipasi masyarakat untuk memahami materi Inklusi Keuangan,” tutupnya.
Dalam Materi sosialisasi yang disampaikan Anggia juga menyampaikan beberapa aspek penting, di antaranya, Meningkatkan akses dan keterampilan keuangan, terutama dalam pemanfaatan produk yang terjangkau dan bermanfaat seperti tabungan, asuransi, serta pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku UMKM.
“Mendorong penggunaan layanan keuangan formal, agar masyarakat tidak hanya bergantung pada transaksi tunai.” Tuturnya.
Anggia juga menegaskan, tentang perlindungan konsumen, melalui edukasi untuk menghindari penipuan investasi ilegal dan skema digital yang merugikan.
“Pemberdayaan ekonomi, terutama bagi kelompok rentan seperti UMKM, perempuan, dan kelompok disabilitas agar dapat meningkatkan kesejahteraan finansial.” tutupnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat tentang layanan keuangan digital sekaligus memperkuat partisipasi dalam ekosistem ekonomi formal. Dengan semakin meningkatnya literasi dan inklusi keuangan, masyarakat dinilai akan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi modern.














