Rabu, Maret 25, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Redaksi

Ketika Max Weber Nyempil di Tengah Jamaah Istighotsah

redaksi by redaksi
24/01/2026
in Redaksi
0

Dr H.A. Hakam Sholahuddin

Ketika tiba-tiba pagi (24/1) ini Max Weber ikut menyempil di tengah lautan manusia di Stadion Soeprijadi Kota Blitar. Sosiolog asal Jerman itu seakan duduk lesehan di atas rumput lapangan bersama warga nahdliyin yang merayakan 1 abad Jam’iyyah terbesar di muka bumi ini, Nahdlatul Ulama (NU).

Baca Juga :

Bourdieu dan Tabuh Kentongan Sahur

Ketua KPAI dan PP Fatayat NU Ning Margaret Aliyatul Maimunah Wafat

Sambil menundukkan kepala dan mulutnya berkomat-kamit melantunkan doa istighotsah. Di dalam hatinya tidak buru-buru mempertanyakan, apalagi menghakimi apakah rapalan doa, sholawat, dan dzikir yang bergema itu sebagai tindakan salah atau benar. Weber tidak sinis terhadap agama.

Tapi, Mbah Weber yang sebaya dengan Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari itu justru akan mengajukan pertanyaan, apakah ada tindakan sosial yang terjadi di dalam istighotsah yang dihadiri 30 ribu warga nahdliyin tersebut.

Ya, kehadiran Weber itu imajiner dan hanya ingin menguji tentang teorinya. Istighotsah adalah doa kolektif lahir dari rasa keterbatasan manusia.Tradisi ini kerap dilakukan warga nahdliyin yang dianggap kaum sarungan dan tradisional. Namun, masyarakat modern dengan naral rasional justru sering menemui temboknya sendiri melakukan dengan cara yang tidak rasional, seperti stres dan bahkan sampai bunuh diri.

Setiap saat ada bencana datang, masalah ekonomi menghimpit, atau ketidakpastian sosial menguat, ada kuasa di luar kendali manusia yang dapat menyelesaikan, Yakni Allah Swt. Tidak dengan warga nahdliyin alih-alih menyerah pada keputusasaan, malah bergerak berkumpul, berdoa, dan berharap meski tanpa dimobilisasi.
Di mata Weber, istighotsah bukan tindakan irasional, justru sebaliknya.

Weber mengajarkan ada empat teori dalam tindakan sosial. Yakni rasional instrumental, rasional berorientasi nilai, afektif, dan tradisional. Dan, perhelatan istighotsah kubro yang bertama kali digelar di Blitar ini mengandung empat tipe tindakan sekaligus.

Bahwa istighotsah sebagai tindakan doa kolektif kepada Allah agar dijauhkan dari marabahaya dan malapetaka di tengah bencana alam akibat kerusakan lingkungan. himbitan ekonomi dengan ditunjukkan menurunnya daya beli masyarakat dan beragam problem sosial lainnya. Nah, istighotsah menjadi sarana mengetuk langit agar Allah mengabulkan segala hajat pribadi, jam’iyyah maupun bernegara.

Maksudnya bagaimana Mbah? Rasional instrumental itu adalah tindakan yang dilakukan penuh perhitungan dan sadar. Antara cara dan tujuannya dinilai paling efektif tercapainya. Yakni setiap hamba diwajibkan berdoa kepada Allah. Dan, cara yang paling efektif akan dikabulkan doa itu jika dilakukan secara kolosal.

Apalagi istighotsah kubro dipimpin oleh sembilan kiai kharismatik Blitar raya. Ada KH Ardani Ahmad, KH Harun Syafii, KH Diya’uddin Azzam-zami, KH Saiful Bahri, KH Abdul Mu’ti, KH Abdul Karim Muhaimin, KH Muktar Lubby, dan KH Chusnan Dimyati.

Tipe kedua adalah rasional orientasi nilai. Bahwa istighotsah merupakan cara yang benar dan bernilai. Sebab, kewajiban seorang hamba adalah berdoa. Persoalan hasil menjadi hak preogratif Allah.

Sedang tipe ketiga adalah tindakan afektif. Warga nahdliyin sejak subuh sudah berduyun-duyun menuju stadion. Mereka bermunajat bersama-sama karena memiliki kesamaan dan berharap segala masalah terselesaikan. Sehingga saat dibacaan doa istighotsah tak kuasa menitikkan air mata. Saya pun tak kuasa menangis ketika tiba-tiba kiai yang memimpin istighotsah membaca sholawat adrikni ya rasulullah.

Bertawasul kepada kekasih Allah orang termulia di muka bumi, rasulullah Muhammad Saw. Seakan-akan sang baginda hadir di tengah stadion untuk memberikan bimbingan dan pertolongan kepada umatnya.

Tipe tindakan sosial yang diberikan weber adalah tradisional. Tindakan sudah selayaknya dilakukan manusia tanpa mempertimbangkan sesuatu itu rasional atau tidak. Sebab, doa bersama sudah dilakukan sejak turun temurun. Mari merayakan 1 abad NU. (*)

Penulis adalah Ketua PC ISNU Kabupaten Blitar

Tags: Satu Abad NU

Related Posts

Redaksi

Bourdieu dan Tabuh Kentongan Sahur

01/03/2026
Redaksi

Ketua KPAI dan PP Fatayat NU Ning Margaret Aliyatul Maimunah Wafat

01/03/2026
Redaksi

Mokel dan Eugen Ehrlich

25/02/2026
Redaksi

Pangkalan Ojek Bhayangkara Hadir di Kendalrejo, Dukung Ketertiban Lalu Lintas Blitar

28/01/2026
Redaksi

Aneh Tapi Nyata, Warga Ponggok Blitar Minta Dipenjara Karena Perbuatan Zina

20/01/2026
Redaksi

Status whatsapp dan Manusia Tiruan ala Baudrillard

20/01/2026
Next Post

Imigrasi Perkuat Layanan dan Infrastruktur Digital, Targetkan Ekosistem Keimigrasian Terintegrasi

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Cara Mengecek Status Penerima Bansos BLT BBM 2025 Melalui Situs Web Resmi Kemensos

22/02/2025

Polres Kediri Kota Sosialisasikan Bahaya Judi Online di Sekolah

16/07/2025

Balita di Blitar Hilang Terseret Arus Got, Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif

20/05/2025

Transformasi ISNU : Dari Kumpulan Cendekia ke Mesin Peradaban

19/12/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO