Kediri,kabarutama.co – Legiun asing terbaru Persik Kediri, Jon Toral, mengaku sudah tak sabar melakoni debut perdananya bersama Macan Putih di Super League musim 2025/2026.
Pemain yang pernah menimba ilmu di akademi Barcelona dan Arsenal tersebut berkomitmen memberikan kontribusi maksimal demi membantu Persik Kediri meraih hasil terbaik pada putaran kedua kompetisi.
Toral mengungkapkan bahwa suasana kekeluargaan yang terbangun di dalam tim sangat membantunya beradaptasi dengan cepat.
“Saya sangat senang dan antusias bergabung dengan Persik Kediri. Semua orang menyambut saya dengan sangat baik. Saya berterima kasih kepada para pemain, pelatih, manajemen, dan semua yang ada di klub. Saya sangat bersemangat untuk segera memulai musim bersama Persik,” ujar Toral seusai latihan di Stadion Gelora Daha Jayati, Senin (19/1/2026).
Setelah melewati periode sulit tanpa pertandingan kompetitif saat bermain di Liga India sebelumnya, Toral menegaskan bahwa target utamanya saat ini adalah kembali menikmati permainan sepak bola.
“Saya hanya ingin turun ke lapangan dan menikmati pertandingan. Jika saya menikmati sepak bola, saya yakin bisa bermain dengan baik, dan hasil positif akan mengikuti untuk tim,” tambahnya.
Sementara itu, pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, mengaku puas dengan kehadiran sejumlah pemain asing baru yang direkrut pada bursa transfer paruh musim. Menurutnya, para pemain tersebut memiliki kualitas dan karakter yang sesuai dengan filosofi permainan yang ingin ia terapkan.
Saat ini, fokus tim pelatih adalah membantu proses adaptasi para pemain baru, baik dari sisi taktik maupun kondisi fisik. Marcos mengungkapkan bahwa tingkat kebugaran pemain masih belum merata.
“Beberapa pemain datang dari tim yang sudah rutin bertanding, namun ada juga yang sempat berhenti bermain selama beberapa minggu. Sekarang kami fokus meningkatkan kondisi fisik mereka agar level kebugarannya optimal,” jelas pelatih asal Spanyol tersebut.
Meski demikian, Marcos optimistis para pemain asing baru dapat segera siap tampil. Bersama staf pelatih, ia terus memaksimalkan sesi latihan agar proses adaptasi berjalan lebih cepat.
“Saya senang bekerja dengan mereka. Kami berusaha menyiapkan mereka agar siap bermain secepat mungkin, terutama untuk menghadapi Malut,” pungkasnya.
















