Kediri – Harapan Persik Kediri untuk menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, pupus sudah. Klub berjuluk Macan Putih itu dipastikan akan menggunakan Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, sebagai kandang sementara dalam laga pekan ke-12 Super League Indonesia 2025.
Kepastian tersebut tertuang dalam surat edaran resmi (circular) yang dikeluarkan operator kompetisi Super League, dan ditandatangani oleh Direktur Kompetisi ILeague, Asep Saputra.
Awalnya, duel antara Persik Kediri dan Persebaya Surabaya dijadwalkan berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Namun, berdasarkan hasil koordinasi dan risk assessment yang dilakukan di Rupatama Polres Kediri Kota pada Rabu (29/10/2025), pertandingan tersebut tidak mendapatkan izin keamanan.
Hasil penilaian menunjukkan tingkat kelayakan stadion hanya mencapai 42,8 persen, jauh di bawah ambang batas minimal 60 persen yang dipersyaratkan untuk penyelenggaraan pertandingan liga profesional.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri, Tri Widodo, membenarkan pemindahan lokasi pertandingan tersebut.
“Karena tidak mendapatkan izin keamanan dari Polres Kediri Kota, maka sangat disayangkan Persik Kediri harus bermain di luar Stadion Brawijaya,” ujar Tri Widodo.
Menurutnya, keputusan menggunakan Stadion Gelora Joko Samudro Gresik diambil setelah melalui berbagai pertimbangan teknis dan keamanan. Stadion yang sebelumnya juga sempat menjadi kandang sementara Persik dinilai paling siap dari sisi fasilitas dan perizinan.
“Sebenarnya sangat disayangkan, mengingat Persik Kediri saat ini sangat membutuhkan dukungan penuh suporter Persikmania untuk meningkatkan motivasi pemain maupun pelatih, sekaligus meraih poin maksimal melawan Persebaya,” tambahnya.
Meski mengalami perubahan lokasi, jadwal pertandingan tetap sama, yakni 7 November 2025 pukul 19.00 WIB.
Dengan demikian, laga bertajuk Derby Jatim antara Persik Kediri dan Persebaya Surabaya akan digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, dengan status Persik sebagai tuan rumah.















