Kediri — Tim Penilai Kampung Pancasila yang dipimpin oleh Brigjen Edy Rohmatullah, Staf Khusus KASAD, meninjau pelaksanaan Simulasi Kampung Pancasila Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Kegiatan berlangsung di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri.
Brigjen Edy menyampaikan bahwa secara nasional terdapat 45 Kampung Pancasila terpilih tahun ini. Proses penilaian dilakukan dalam dua tahap online dan offline, di mana setiap kategori akan menentukan nama pemenang.
Desa Canggu menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi karena berhasil masuk seleksi tingkat nasional. Desa ini dinilai memiliki potensi yang lengkap, mencakup ketahanan pangan, pengembangan UMKM, hingga kesiapsiagaan Linmas dan Unit Damkar.
“Saya melihat potensi Desa Canggu sangat luar biasa. Kekompakan Forkopimda di sini menunjukkan komunikasi yang baik,” ujar Brigjen Edy.
Salah satu pelaku UMKM, Umi Sulem, turut menampilkan produk olahan unggulannya berupa Otak-otak Ikan Lele. Produk ini diharapkan mendukung sektor ketahanan pangan dan menjadi bagian dari menu bergizi di lingkungan sekolah.
“Dengan mengonsumsi Otak-otak Ikan Lele, siswa dapat memperoleh gizi seimbang dari ikan lele dan telur ayam,” jelasnya.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa, Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, serta sejumlah tamu undangan.
Sebagai hiburan, ditampilkan Tari Barong Sai dan Liang-Liong (Tarian Naga) yang menambah semarak kegiatan.
















