BLITAR – Intensitas hujan yang mulai meningkat dalam beberapa hari terakhir membuat berbagai kuliner hangat kembali menjadi pilihan favorit warga. Sejumlah pedagang makanan di Blitar mengaku mengalami kenaikan penjualan pada menu-menu hangat yang cocok dinikmati saat cuaca basah.
Di antara kuliner yang banyak diburu masyarakat adalah bakso, soto, mie ayam, gado-gado, siomay, batagor, cilok, seblak, sate, hingga nasi goreng. Pedagang bakso menjadi salah satu yang merasakan lonjakan paling signifikan.
“Kalau hujan seperti ini, pembeli biasanya naik. Banyak yang cari makanan berkuah dan panas,” ujar Agus, salah satu pedagang bakso di kawasan Kanigoro, Selasa (4/12).
Selain bakso, pedagang soto dan mie ayam juga ramai diserbu pelanggan. Tidak hanya makanan berkuah, jajanan berbumbu kacang seperti gado-gado, siomay, dan batagor turut menjadi alternatif pengisi perut hangat di tengah cuaca dingin.
Sementara itu, makanan ringan seperti cilok dan seblak juga tak kalah diminati, terutama kalangan remaja yang mencari cemilan pedas. Di sisi lain, menu klasik seperti sate dan nasi goreng tetap menjadi pilihan warga yang membutuhkan hidangan hangat namun lebih mengenyangkan.
Menurut pengamat kuliner lokal, meningkatnya minat pada makanan panas saat musim hujan merupakan tren tahunan. Selain memberikan sensasi hangat, makanan-makanan tersebut dinilai praktis dan mudah ditemukan di hampir setiap sudut kota.
Cuaca yang masih berpotensi turun hujan beberapa hari ke depan diperkirakan akan terus mendorong penjualan makanan hangat di berbagai daerah.















