Kediri – Petugas Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Ngadiluwih membantu melepaskan cincin yang tersangkut di jari seorang siswi sekolah dasar pada Rabu (11/3/2026) pagi. Proses pelepasan berlangsung cepat dan aman tanpa menimbulkan luka pada korban.
Peristiwa tersebut dialami oleh Nita Tri Wahyuni, seorang siswi SDN Bedug, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Ia datang ke Pos Damkar Ngadiluwih didampingi gurunya, Septian Putra, setelah cincin mainan yang dipakainya tidak dapat dilepaskan dari jari dan menyebabkan pembengkakan.
Menurut keterangan guru yang mendampingi, kejadian bermula saat korban menemukan cincin mainan ketika sedang bermain, kemudian memakainya. Namun setelah dipakai, cincin tersebut tidak dapat dilepas dan membuat jari korban membengkak sehingga menimbulkan rasa sakit.
Petugas dari Bidang Pencegahan Kebakaran kemudian segera melakukan penanganan dengan memotong cincin menggunakan gerinda mini sesuai prosedur keselamatan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan penanganan berlangsung singkat dan berjalan lancar.
“Kami menerima permintaan bantuan sekitar pukul 08.05 WIB. Petugas langsung melakukan tindakan pelepasan cincin menggunakan gerinda mini dengan tetap memperhatikan keselamatan korban. Alhamdulillah cincin berhasil dilepas dengan aman sesuai SOP,” ujarnya.
Proses penanganan selesai sekitar pukul 08.11 WIB di Pos Damkar Ngadiluwih. Tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut.
Pihak Satpol PP Kabupaten Kediri mengimbau masyarakat untuk segera meminta bantuan petugas apabila mengalami kejadian serupa agar dapat ditangani dengan peralatan yang aman dan tepat.
















