Blitar – Tugas polisi tak melulu soal kejahatan dan lalu lintas. Seorang petugas Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar, baru-baru ini harus menghadapi curhatan rumah tangga yang cukup unik dari seorang warga.
Dalam unggahan akun resmi Polres Blitar Kota, diceritakan seorang pria mendatangi petugas untuk berkonsultasi setelah sang istri meminta cerai. Bukan cuma itu, seluruh baju miliknya juga diminta untuk dikembalikan.
“Pria itu menceritakan kalau istrinya meminta cerai dan mengembalikan semua baju-bajunya,” tulis akun resmi Polres Blitar Kota.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Awalnya, pria tersebut menghubungi layanan darurat 110 karena kebingungan menghadapi masalah rumah tangganya. Ia mengaku tak tahu harus berbuat apa setelah menerima “paket lengkap” berupa permintaan cerai dan pengembalian pakaian.
Pak Bhabin pun merespons laporan tersebut. Namun, karena warga tersebut masih dalam pengaruh minuman beralkohol, penyelesaian masalah tidak langsung dilakukan di tempat.
Agar suasana tetap kondusif dan kepala dingin bisa kembali dipakai, petugas memutuskan penanganan masalah akan dilakukan secara kekeluargaan di Kantor Kelurahan Sukorejo. Proses mediasi rencananya akan didampingi oleh Ketua RT setempat.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak ragu berkonsultasi dengan petugas apabila menghadapi masalah, termasuk urusan keluarga. Namun, warga juga diingatkan untuk datang dalam kondisi sadar agar solusi yang dicari tidak ikut “terpengaruh suasana”.
Kasus ini pun menjadi pengingat bahwa Bhabinkamtibmas bukan hanya penjaga keamanan, tapi juga siap menjadi tempat curhat bahkan ketika urusannya soal cinta dan lemari pakaian.















