Blitar – Kota Blitar kembali menjadi pusat perhatian dunia otomotif dengan digelarnya Rookie Drag Competition (RDC) 2026 – Wali Kota Cup pada Minggu (8/2/2026) di sirkuit non permanen Jalan S. Suprijadi, Kota Blitar. Ajang balap resmi ini menghadirkan ratusan pembalap muda dari berbagai daerah untuk beradu kecepatan secara profesional, sekaligus memperkuat konsep wisata berbasis event di Kota Blitar.
Kegiatan dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Blitar mewakili Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, S.H.I. Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa RDC 2026 merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap kreativitas anak muda serta upaya konkret menekan praktik balap liar di jalan raya.
“Ajang ini menjadi wadah resmi bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat balap secara aman, tertib, dan profesional,” ujarnya.
Wali Kota juga menekankan tiga pesan penting kepada para pembalap muda. Pertama, menjadikan kompetisi ini sebagai ajang pembuktian diri dengan sikap disiplin dan bertanggung jawab. Kedua, mengutamakan keselamatan dengan mematuhi standar keamanan dan regulasi teknis. Ketiga, menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan.
RDC 2026 diikuti lebih dari 500 peserta dari berbagai wilayah, termasuk luar Jawa Timur. Sejumlah kelas dipertandingkan sesuai kemampuan dan spesifikasi kendaraan, di antaranya Rookie Sport 4 Tak 250cc Non DOHC, Herex hingga 300cc Non DOHC, Sport 2 Tak 155cc Sunmory, AG Style hingga 130cc, serta kelas Bracket dan Mix Rider.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan registrasi dan scrutineering, dilanjutkan race penyisihan hingga heat final. Acara ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Kota Blitar, Ketua Pengcab IMI Kota Blitar, panitia, sponsor, serta komunitas otomotif dari berbagai daerah. Antusiasme peserta dan penonton menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga otomotif yang dikemas secara resmi dan aman.
Selain menjadi ajang pembinaan pembalap pemula, RDC 2026 juga berdampak pada pergerakan ekonomi lokal. Kehadiran peserta, penonton, dan komunitas otomotif turut menghidupkan sektor UMKM di sekitar lokasi kegiatan. Event ini menjadi salah satu strategi pengembangan event tourism di Kota Blitar.
Pemerintah Kota Blitar juga menegaskan komitmennya untuk merevitalisasi sirkuit balap agar ke depan kegiatan otomotif dapat dilaksanakan di sirkuit berstandar nasional tanpa memanfaatkan ruas jalan umum.
Dengan dukungan lintas sektor dan partisipasi komunitas otomotif, RDC 2026 – Wali Kota Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wahana pembinaan atlet muda, penguatan industri kreatif otomotif, serta penggerak wisata event yang memperkuat posisi Kota Blitar sebagai kota yang maju, sehat, dan sejahtera.














